Tanah Datar, BantenGate.id – Sebanyak 201 mahasiswa Universitas Prima Nusantara (UPN) Bukittinggi resmi menutup masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025/2026 di Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar. Penarikan mahasiswa ditandai dengan serah terima kembali kepada pihak kampus yang digelar di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Pagaruyung, Kamis (26/2/2026).
Serah terima mahasiswa dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, S.Psi., kepada Wakil Rektor I UPN Bukittinggi, Ns. Fauzi Azhar. Prosesi tersebut turut disaksikan Wakil Rektor III, dekan, serta para ketua program studi, dan ditandai dengan penandatanganan berita acara.
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa difokuskan pada program pemulihan pascabencana di Nagari Batu Taba dan Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan. Para mahasiswa terjun langsung ke tengah masyarakat untuk membantu proses pemulihan melalui berbagai program edukatif dan sosial.
Wakil Rektor I UPN Bukittinggi, Fauzi Azhar, menyampaikan bahwa pada Januari 2026 pihaknya menyerahkan 201 mahasiswa yang didampingi 10 dosen pembimbing kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
“Alhamdulillah, hari ini seluruh mahasiswa dan dosen kembali dalam keadaan sehat serta berhasil menjalankan KKN dengan baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan laporan ketua pelaksana, mahasiswa semester VII tersebut telah mengidentifikasi berbagai persoalan yang muncul pascabencana. Dari temuan tersebut, mereka melaksanakan sejumlah program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Fauzi menambahkan, Tanah Datar dipilih sebagai lokasi pengabdian karena meskipun dampak kerusakan infrastruktur cukup besar, jumlah korban relatif minim. Hal tersebut, menurutnya, menjadi pembelajaran penting terkait mitigasi bencana yang diterapkan pemerintah daerah.
“Kami juga belajar dari Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam hal mitigasi bencana yang mampu meminimalkan korban,” katanya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang) serta Pemerintah Kabupaten Tanah Datar atas dukungan selama pelaksanaan KKN.
Sementara itu, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak kampus dan mahasiswa yang telah melaksanakan pengabdian di Batipuh Selatan.
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah hadir di tengah masyarakat saat masa pemulihan pascabencana. Kehadiran kalian menjadi sitawa sidingin (penyejuk hati) bagi warga terdampak dan menumbuhkan harapan untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Ia berharap program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, lanjutnya, terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi demi peningkatan kualitas pembangunan daerah.
“Kami membutuhkan masukan dan kritik dari kalangan akademisi, khususnya mahasiswa, untuk kemajuan program-program di Kabupaten Tanah Datar,” katanya.
Sebelumnya, Ketua KKN Febrian Rahmat Suwandi melaporkan bahwa kegiatan berlangsung sejak 27 Januari hingga 25 Februari 2026. Para peserta terdiri atas mahasiswa keperawatan, kebidanan, dan pascasarjana yang didampingi 10 dosen pembimbing.
Selama KKN, mahasiswa melaksanakan berbagai program, di antaranya edukasi dan motivasi bagi anak-anak korban bencana di bidang pendidikan; pemeriksaan kesehatan, trauma healing, serta program sanitasi air bersih di bidang kesehatan; serta kegiatan gotong royong dan pemberdayaan masyarakat lainnya.
Kegiatan KKN ini diharapkan menjadi kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat pascabencana di Kabupaten Tanah Datar.–(yen/h)








