Lebak, BantenGate.id — Karang Taruna Kecamatan Rangkasbitung menggelar Rapat Kerja (Raker) Akhir Tahun 2025 sebagai forum evaluasi kinerja organisasi sekaligus penetapan program strategis tahun 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Mengoptimalkan Kinerja untuk Kemandirian Karang Taruna Kecamatan Rangkasbitung yang Berkelanjutan.”
Raker tersebut dilaksanakan di kawasan Bendungan Karian, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu (21/12/2025).
Raker akhir tahun ini menjadi momentum penting bagi Karang Taruna Kecamatan Rangkasbitung untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program sepanjang tahun 2025, sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program kerja organisasi pada tahun mendatang.
Kegiatan dihadiri Ketua Karang Taruna Kecamatan Rangkasbitung Aris Riswanto, Sekretaris Apep Putra Perdana, Ketua Karang Taruna Desa Pasir Tanjung Anton, Sekretaris Alex, serta anggota Karang Taruna kecamatan dan perwakilan Karang Taruna desa se-Kecamatan Rangkasbitung.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Rangkasbitung, Aris Riswanto, mengatakan bahwa Raker akhir tahun merupakan momentum strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi dan memperkuat peran pemuda di tengah masyarakat.
“Rapat kerja ini bertujuan mengoptimalkan kinerja seluruh anggota dan pengurus agar lebih maksimal dalam menjalankan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) organisasi,” ujar Aris.
Dalam forum tersebut, Aris memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun 2026, di antaranya penyelenggaraan turnamen sepak bola antar desa dalam ajang Piala Kecamatan, agenda rutin santunan anak yatim pada bulan Ramadan, serta program penyuluhan pencegahan narkoba bagi generasi muda.
“Khusus penyuluhan pencegahan narkoba, kami akan berkolaborasi dengan pihak sekolah, baik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA),” jelasnya.
Ia berharap seluruh Karang Taruna di wilayah Kecamatan Rangkasbitung dapat menjalankan roda organisasi secara optimal pada tahun 2026.
“Kami juga akan melakukan konsolidasi terhadap Karang Taruna di beberapa desa yang dinilai tidak aktif. Langkah konkret yang akan dilakukan adalah identifikasi kepengurusan, pengiriman surat klarifikasi, serta audiensi dengan pemerintah desa maupun kelurahan guna mendorong pengaktifan kembali Karang Taruna,” tegas Aris.
Ia mencontohkan Desa Sukamanah yang telah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan ketua baru sebagai bentuk revitalisasi organisasi.
Sementara itu, Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Rangkasbitung, Apep Putra Perdana, menyampaikan bahwa program kerja tahun 2026 disusun dengan indikator capaian yang terukur dan realistis.
“Kami menargetkan seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Rangkasbitung memiliki kepengurusan Karang Taruna yang aktif. Selain itu, ditargetkan terbentuk minimal lima UMKM binaan serta kehadiran Karang Taruna dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Apep.–( sunarya)








