Tahajud & Brain Hacking: Cara Upgrade ‘Software’ Mental Kamu Jam 3 Pagi

Ilustrasi pria sedang shalat tahajud untuk kesehatan mental dan brain hacking
Shalat Tahajud bukan sekadar ibadah, tapi metode brain hacking alami untuk menurunkan hormon stres

Bantengate.id – Lagi burnout atau overthinking? Waktunya ‘Reset System’! Pernah nggak sih ngerasa otak kamu kayak laptop yang kebanyakan buka tab? Isinya cuma cemas, bayangan kegagalan, atau pikiran “nanti gue jadi apa ya?”. Kalau dibiarin, mental kamu bisa crash. Nah, dalam Islam, kita punya fitur factory reset paling canggih yang namanya: Shalat Tahajud.

Banyak yang ngira Tahajud itu cuma ritual ibadah biasa. Tapi kalau kita bedah pakai kacamata sains, ini adalah bentuk Brain Hacking yang paling efisien buat kesehatan mental.

1. Perang Lawan Hormon Kortisol (Hormon Stres)

Secara biologis, stres itu dipicu oleh tingginya kadar Hormon Kortisol dalam darah. Kalau kortisol kamu naik terus, kamu bakal gampang panik dan susah fokus.

Riset medis menunjukkan bahwa bangun di sepertiga malam untuk melakukan aktivitas spiritual yang tenang bisa memicu penurunan kadar kortisol secara drastis. Saat kamu sujud dengan durasi yang agak lama, aliran darah ke Prefrontal Cortex (bagian otak untuk logika dan ketenangan) meningkat, sementara Amygdala (pusat rasa takut) jadi lebih kalem.

2. Deep Sleep & Human Growth Hormone (HGH)

Bangun Tahajud bukan berarti kamu kurang tidur. Justru, membagi waktu tidur menjadi dua sesi sering dikaitkan dengan peningkatan kualitas tidur atau biphasic sleep. Saat tubuh kembali istirahat setelah Tahajud, proses cell repairatau perbaikan sel oleh Human Growth Hormone (HGH) jadi lebih maksimal karena tubuh berada dalam kondisi yang sangat rileks.

Baca juga: Neuroplasticity: Cara Al-Qur’an ‘Update’ Coding Otak Kamu secara Permanen

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang sangat populer, “Hendaklah kalian melakukan shalat malam… karena ia dapat menghapuskan dosa dan menghindarkan diri dari penyakit.” (HR. Tirmidzi, Hasan).

Kata “menghindarkan dari penyakit” di sini nggak cuma soal fisik, tapi juga penyakit mental. Di jam 3 pagi, saat dunia lagi log out, kamu justru lagi high-speed connection bareng Sang Pencipta buat update software diri.

Cara Mulai Brain Hacking via Tahajud:

  • Tidur Lebih Awal: Nggak bisa update system kalau baterai kamu lowbat.

  • Jangan Langsung Cek HP: Pas bangun, fokus ke air wudhu dan sajadah dulu. Biar gelombang otak kamu nggak langsung kena distraksi notif sosmed.

  • Nikmati Sujud: Anggap sujud itu momen upload semua beban pikiran kamu ke “Cloud” milik Allah.

Tahajud adalah ultimate biohacking. Kamu dapet pahalanya, dapet ketenangan mentalnya, dan dapet performa otak yang lebih jernih buat tempur besok pagi. Jadi, besok mau bangun jam berapa?

(dimas)

*) Ditulis dari berbagai sumber

Pos terkait