Peringati HUT ke-26 Provinsi Banten, Gelar Tablig Akbar Bersama Ustaz Das’ad Latif

Peringati HUT ke-26 Provinsi Banten, Gelar Tablig Akbar Bersama Ustaz Das’ad Latif

Serang, BantenGate.id — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten tidak hanya diisi dengan refleksi pembangunan, tetapi juga kegiatan keagamaan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menggelar tablig akbar dengan menghadirkan pendakwah asal Makassar, Ustaz Das’ad Latif, di halaman Masjid Agung Kesultanan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Sabtu (3/10/2026) malam.

Ribuan masyarakat menghadiri kegiatan tersebut. Suasana kawasan Masjid Agung Kesultanan Banten tampak semarak ketika masyarakat berkumpul untuk mengikuti tausiah sekaligus rangkaian peringatan hari jadi Provinsi Banten.

Dalam tausiahnya, Ustaz Das’ad Latif mengapresiasi langkah Gubernur Banten Andra Soni yang menghadirkan ulama dalam rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten.

Menurutnya, tablig akbar tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pencerahan dan memperkuat pemahaman keagamaan.

“Kita bersyukur ulama didatangkan malam ini, sehingga masyarakat Banten bisa mendengarkan dakwah,” ujar Das’ad Latif.

Di hadapan masyarakat Banten, Das’ad Latif juga menyampaikan pesan khusus kepada Gubernur Andra Soni. Ia meminta agar peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pendidikan, terus menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya dilakukan melalui pembangunan fisik. Investasi terhadap anak-anak berprestasi merupakan langkah strategis untuk menyiapkan generasi yang kelak mampu membawa Banten semakin maju.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk aktif menemukan anak-anak berprestasi di berbagai kabupaten dan kota di Banten, kemudian memberikan dukungan pendidikan melalui program beasiswa.

“Pak Gubernur Andra Soni, kualitas pendidikan perlu terus ditingkatkan di Banten. Caranya, cari anak-anak cerdas yang memiliki kapasitas intelektual baik di kabupaten dan kota, berikan mereka beasiswa,” katanya.

Bahkan, Das’ad Latif mendorong agar anak-anak Banten yang memiliki potensi besar diberikan kesempatan menempuh pendidikan hingga ke luar negeri.

“Kalau perlu, kirim ke luar negeri agar ketika lulus, mereka kembali ke Banten untuk membangun daerahnya,” lanjutnya.

Pesan tersebut menjadi salah satu sorotan penting dalam tablig akbar. Pendidikan dipandang bukan sekadar urusan sekolah dan akademik, tetapi sebagai investasi jangka panjang untuk melahirkan sumber daya manusia yang mampu mengelola dan membangun daerah.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan tablig akbar merupakan salah satu bentuk syiar Islam sekaligus sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan masyarakat.

Ia menyambut baik kegiatan tersebut sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Banten, saya menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini,” kata Andra Soni.

Menurutnya, peringatan hari jadi Provinsi Banten hendaknya tidak hanya menjadi momentum untuk melihat capaian pembangunan, tetapi juga memperkuat hubungan antarmasyarakat serta membangun semangat kebersamaan.

Andra berharap seluruh rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan.

“Semoga seluruh rangkaian acara peringatan HUT ke-26 Provinsi Banten membawa keberkahan dan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan semangat kebersamaan, serta meneguhkan ikhtiar kita bersama dalam mewujudkan Banten yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

Tablig akbar di halaman Masjid Agung Kesultanan Banten itu pun menjadi bagian dari refleksi perjalanan 26 tahun Provinsi Banten. Di tengah berbagai capaian dan tantangan pembangunan, pesan yang disampaikan dari mimbar dakwah menegaskan bahwa kemajuan daerah pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusia yang mengisinya.–(red)

Pos terkait