HUT ke-27 dan Rakernas 2026, IPJI Bidik Profesionalisme dan Kemandirian Jurnalis di Era AI

HUT ke-27 dan Rakernas 2026, IPJI Bidik Profesionalisme dan Kemandirian Jurnalis di Era AI

Jakarta, BantenGate.id – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (DPP IPJI) mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 1 November 2026, di Roemah Djan, Jalan Talang Nomor 3, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

Mengusung tema; “27 Tahun IPJI: Jurnalis Berdaya di Era AI, Bersatu Membangun Kemandirian dan Mengawal Perlindungan Masyarakat”, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat profesionalisme jurnalis, mendorong kemandirian ekonomi insan pers, serta meningkatkan kesiapan organisasi menghadapi transformasi digital.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Jumat (23/10/2026), Ketua Umum DPP IPJI, Dr. Ir. R. Kun Wardana Abyoto, M.T., menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia jurnalistik agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Menurutnya, perkembangan AI membuka peluang bagi insan pers untuk meningkatkan produktivitas, mempercepat pengolahan informasi, serta menghasilkan karya jurnalistik yang lebih berkualitas. Namun, pemanfaatan teknologi tersebut harus tetap berlandaskan etika jurnalistik, akurasi, independensi, dan tanggung jawab profesi.

Melalui momentum HUT ke-27 ini, IPJI mendorong jurnalis tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami manfaat, risiko, dan batasan AI dalam proses jurnalistik. Penggunaan teknologi, menurut arah kegiatan tersebut, perlu tetap menempatkan verifikasi fakta dan pertimbangan editorial sebagai bagian penting dalam menghasilkan berita yang dapat dipercaya.

Selain meningkatkan kompetensi, IPJI memberikan perhatian terhadap penguatan kemandirian ekonomi insan pers. Perubahan ekosistem industri media menuntut jurnalis untuk lebih adaptif dan kreatif dalam mengembangkan peluang usaha tanpa mengorbankan profesionalisme maupun independensi jurnalistik.

Salah satu agenda yang disiapkan ialah pembekalan mengenai pemanfaatan AI untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan kualitas karya jurnalistik.

Pembekalan lainnya akan membahas pengembangan peluang ekonomi melalui konsep Jurnalis Entrepreneur berbasis AI serta penguatan hubungan antara insan pers dan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Agenda tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan jurnalis dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus membuka peluang usaha yang berkelanjutan di tengah perubahan industri media.

Meski demikian, pengembangan usaha bagi jurnalis perlu tetap memperhatikan batas yang jelas antara aktivitas bisnis dan tugas jurnalistik. Independensi pemberitaan, transparansi, serta penghindaran konflik kepentingan menjadi aspek penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pers.

IPJI juga akan mengangkat peran strategis jurnalis dalam perlindungan masyarakat. Hal ini mencakup penguatan pemberitaan edukatif, pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dan peningkatan literasi informasi publik.

Melalui pemberitaan yang akurat dan bertanggung jawab, insan pers diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali risiko, memahami persoalan sosial, serta memperoleh informasi yang relevan untuk melindungi diri dan lingkungannya.

Panitia Matangkan Persiapan HUT ke-27

Ketua Panitia HUT ke-27 IPJI dan Rakernas 2026, M. Helmi Romdhoni, mengatakan, panitia terus melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Persiapan meliputi penyusunan agenda, koordinasi peserta dari berbagai daerah, pemenuhan kebutuhan teknis acara, publikasi, serta penjajakan kerja sama dengan sejumlah pihak yang diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan.

Panitia juga menyiapkan ruang partisipasi bagi mitra dan sponsor sebagai bentuk kolaborasi untuk mendukung peningkatan kualitas dan kemandirian insan pers Indonesia.

Adapun rangkaian peringatan HUT ke-27 IPJI direncanakan meliputi sambutan organisasi, pemutaran video perjalanan IPJI bertajuk Derap Langkah IPJI, peluncuran media, pemotongan tumpeng, serta pembekalan bagi insan pers.

Rangkaian tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perayaan perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi ruang refleksi mengenai kontribusi IPJI dalam memperkuat kualitas jurnalistik dan menjawab tantangan profesi di tengah perkembangan teknologi.

Selain menjadi ajang peringatan hari jadi organisasi, Rakernas 2026 akan menjadi forum evaluasi dan penyusunan arah kebijakan serta program kerja IPJI untuk periode mendatang.

Forum ini juga diarahkan untuk memperkuat konsolidasi kepengurusan DPP, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) IPJI di berbagai daerah di Indonesia.

Sejumlah agenda strategis yang diharapkan menjadi perhatian meliputi peningkatan profesionalisme jurnalis, pengembangan organisasi berbasis digital, peningkatan kesejahteraan anggota, serta penguatan kedaulatan AI dan data nasional.

Penguatan organisasi berbasis digital dinilai penting untuk memperluas koordinasi antarpengurus, meningkatkan efektivitas program, serta memperkuat kapasitas anggota dalam menghadapi perubahan pola produksi dan distribusi informasi.

Sementara itu, pembahasan mengenai kedaulatan AI dan data nasional menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi yang memperhatikan kepentingan nasional, keamanan data, serta keberlanjutan ekosistem jurnalistik Indonesia.

Melalui Rakernas tersebut, IPJI diharapkan dapat merumuskan program yang lebih terarah dan menghasilkan langkah konkret untuk menjawab tantangan industri media sekaligus memperkuat peran organisasi dalam mendukung kemajuan jurnalistik Indonesia.

Memasuki usia ke-27 tahun, IPJI berkomitmen memperkuat eksistensinya sebagai organisasi yang mendorong profesionalisme, solidaritas, dan kemandirian insan pers.

Dengan semangat “Bersama IPJI, Menguatkan Jurnalisme, Mengabdi untuk Negeri”, peringatan HUT ke-27 dan Rakernas 2026 diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas jurnalis, membangun organisasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memperbesar kontribusi pers bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan, tantangan jurnalisme tidak hanya berkaitan dengan kecepatan penyampaian informasi, tetapi juga kemampuan menjaga akurasi, independensi, dan kepercayaan publik.

Karena itu, penguatan kompetensi digital perlu berjalan beriringan dengan penegakan etika jurnalistik, verifikasi informasi, dan perlindungan kepentingan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, IPJI diharapkan semakin memperkuat komitmen terhadap jurnalisme yang akurat, edukatif, independen, dan bertanggung jawab, sekaligus mendorong insan pers agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip dasar profesinya.–(red)

Pos terkait