BPBD Lebak Petakan 23 Kecamatan Rawan Kekeringan, Siapkan Mitigasi Musim Kemarau 2026

BPBD Lebak Petakan 23 Kecamatan Rawan Kekeringan, Siapkan Mitigasi Musim Kemarau 2026
Kepala BPBD Lebak, H. Sukanta

Lebak, BantenGate.id — Memasuki awal musim kemarau pada April 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak memperkuat langkah antisipatif dengan menyusun navigasi serta pemetaan wilayah rawan kekeringan secara terukur dan sistematis.

Kepala BPBD Lebak, H. Sukanta, mengungkapkan bahwa dari 28 kecamatan di Kabupaten Lebak, yakni sebanyak 23 wilayah berpotensi terdampak kekeringan. Berdasarkan prakiraan, musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung sejak April dan mencapai puncaknya pada Agustus 2026.

“Kami telah menyiapkan langkah-langkah strategis sebagai bentuk mitigasi dini, di antaranya melalui navigasi dan pemetaan kawasan rawan kekeringan,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Sebagai bagian dari upaya respons cepat, BPBD Lebak juga menyiagakan armada truk tangki air bersih serta menempatkan toren air di sejumlah titik prioritas guna menjaga pasokan air bagi masyarakat terdampak.

Selain itu, sinergi lintas sektor terus diperkuat dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Pertanian, serta PDAM.

Upaya tersebut difokuskan pada kesiapan infrastruktur, khususnya jaringan irigasi yang memiliki peran krusial dalam menopang ketahanan air dan keberlangsungan sektor pertanian.

“Koordinasi lintas instansi menjadi kunci agar penanganan dampak kekeringan dapat berjalan optimal, sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” pungkasnya.–( ridwan)

Pos terkait