Bupati Tangerang Buka BO Akbar RAPI 2026

Bupati Tangerang Buka BO Akbar RAPI 2026

Tangerang, BantenGate.id— Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid membuka Bimbingan Organisasi Akbar (BO Akbar) Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 3004 Kabupaten Tangerang Tahun 2026, Minggu (18/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Maesyal menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara RAPI dan berbagai instansi untuk membangun jejaring informasi kedaruratan yang akurat, cepat, dan responsif.

“Saya harap RAPI Kabupaten Tangerang terus memperkuat kemitraan dengan BPBD, Dinas Kominfo, TNI, Polri, dan instansi terkait dalam membangun jejaring informasi dini kedaruratan yang cepat dan responsif bagi masyarakat,” ujar Maesyal.

Ia mengapresiasi pelaksanaan BO Akbar yang diikuti sekitar 300 hingga 400 peserta. Menurutnya, tingginya antusiasme tersebut menunjukkan komitmen anggota dalam mengembangkan organisasi RAPI di Kabupaten Tangerang.

“BO Akbar ini menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola dan etika komunikasi, meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan anggota dalam situasi darurat, sekaligus mempererat silaturahmi antaranggota RAPI,” ungkapnya.

Maesyal juga berpesan agar seluruh anggota RAPI menjaga profesionalitas dan integritas serta senantiasa hadir membantu masyarakat tanpa membeda-bedakan.

“Jaga nama baik organisasi, santun dalam berkomunikasi, siap menolong dan membawa kedamaian, baik di udara maupun di darat,” pesannya.

Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) merupakan organisasi sosial nirlaba yang menjadi wadah bagi masyarakat yang memiliki izin komunikasi radio antarpenduduk. Organisasi ini berperan dalam mengembangkan komunikasi radio, kegiatan sosial, serta pelayanan kemanusiaan.

Dalam situasi bencana atau keadaan darurat, komunikasi radio dapat menjadi sarana pendukung penyampaian informasi, terutama ketika jaringan komunikasi lain mengalami gangguan atau sulit diakses. Melalui kegiatan bantuan komunikasi, anggota RAPI dapat membantu menyampaikan informasi dari lapangan kepada pihak terkait sesuai kebutuhan dan koordinasi penanganan darurat.

Peran tersebut membuat kesiapsiagaan anggota, kedisiplinan dalam berkomunikasi, serta koordinasi dengan instansi seperti BPBD, TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi hal penting. Informasi yang disampaikan juga perlu akurat, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

Bimbingan organisasi seperti BO Akbar menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pemahaman anggota mengenai tata kelola organisasi, etika komunikasi, dan kesiapan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, sinergi RAPI dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat, khususnya dalam mendukung penyebaran informasi kedaruratan dan pelayanan sosial bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.–(red)

Pos terkait