Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Bangun Rumah Janda Lansia Korban Hujan Angin di Desa Talok

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Bangun Rumah Janda Lansia Korban Hujan Angin di Desa Talok
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengunjungi rumah Lansia korban hujan angin di Desa Talok,, Kec. Kresek.--(foto: prokopim)

Tangerang,BantenGate.id — Di balik hujan deras dan angin kencang yang melanda Desa Talok, Kecamatan Kresek, tersimpan kisah haru seorang janda lansia bernama Ibu Sati (63). Rumah sederhana yang selama ini menjadi satu-satunya tempat berteduh, roboh diterpa cuaca ekstrem beberapa hari lalu. Namun di tengah musibah itu, hadir kepedulian yang menguatkan harapan.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyambangi langsung rumah Ibu Sati yang nyaris rata dengan tanah. Didampingi anggota DPRD, Camat Kresek, Kepala Desa Talok beserta perangkat desa, kunjungan tersebut bukan sekadar peninjauan, melainkan wujud nyata empati dan tanggung jawab pemerintah kepada warganya.

Di lokasi, Bupati Maesyal Rasyid melihat langsung kondisi bangunan yang rusak parah akibat hujan terus-menerus dan terpaan angin kencang. Ia pun memastikan bantuan pembangunan ulang rumah segera diberikan agar Ibu Sati dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

“Ini rumah Bu Sati yang pada hari Senin terkena hujan dan angin hingga roboh. Alhamdulillah hari ini kami datang bersama dewan, Pak Camat, Pak Lurah, dan warga untuk bergotong royong agar rumah ini bisa segera dibangun kembali, sehingga ibu tidak kehujanan lagi dan nyaman ditinggali,” ujar Bupati di sela-sela kunjungannya, Rabu (14/1/2026).

Rumah Ibu Sati (63) lansia di Desa Talok, Kecamatan Kresek, yang roboh dan akan dibangun Pemkab.Tangerang.–(Foto: BG)

Lebih dari sekadar membangun dinding dan atap, Bupati menegaskan bahwa penataan rumah akan diperhatikan agar memenuhi standar rumah sehat. Mulai dari ventilasi udara, kamar mandi, hingga ruang tidur yang layak dan bersih.

“Nanti rumahnya akan ditata supaya lebih sehat, ada ventilasi, kamar mandi, dan kamar tidur, sehingga bersih dan sehat. Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi Bu Sati, keluarganya, dan juga masyarakat sekitar,” tambahnya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan seluruh jajaran kecamatan dan desa dalam menghadapi musim penghujan yang rawan bencana. Ia mengajak camat, kepala desa, RT, RW, dan warga untuk kembali mengaktifkan budaya kerja bakti, terutama membersihkan saluran air dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir membantu warga yang terdampak bencana, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini. Saya mohon kepada camat, kades, RT, RW dan warga tetap waspada dan siap sedia. Aktifkan kembali kerja bakti membersihkan saluran air,” tandasnya.

Sementara itu, dengan mata berkaca-kaca, Ibu Sati tak mampu menyembunyikan rasa haru atas perhatian yang ia terima. Di usia senjanya, bantuan tersebut menjadi secercah harapan baru untuk melanjutkan hidup dengan lebih tenang.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang yang sudah membantu dan memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah saya yang roboh,” ucapnya lirih.--( red)

Pos terkait