Tangerang, BantenGate.id– Pemberdayaan dan perlindungan perempuan merupakan investasi strategis dalam bela negara. Perempuan yang berdaya akan melahirkan generasi berkarakter kebangsaan serta memperkuat ketahanan daerah dan nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, saat memimpin upacara pengibaran bendera dalam rangka Hari Bela Negara ke-77 yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Ibu ke-97 Tingkat Kabupaten Tangerang di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Senin (22/12/2025).
Dalam amanatnya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum reflektif untuk mengenang sejarah panjang perjuangan perempuan Indonesia sejak Kongres Perempuan pertama pada tahun 1928.
“Hari Ibu adalah bentuk penghargaan atas peran strategis perempuan dalam memperjuangkan kemerdekaan, mengisi pembangunan, serta menjaga keutuhan bangsa,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa perempuan Indonesia memiliki peran sentral sebagai agen perubahan dan motor penggerak kemajuan bangsa, baik dalam lingkungan keluarga, sosial kemasyarakatan, maupun pembangunan nasional. Di tengah berbagai tantangan seperti beban ganda, keterbatasan akses, serta kekerasan berbasis gender, perempuan tetap menunjukkan ketangguhan, kreativitas, dan kontribusi nyata di berbagai sektor.
Mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045”, Bupati Maesyal menekankan bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga pelaku utama perubahan yang menentukan arah masa depan bangsa.
Menurutnya, pemerintah terus berkomitmen memperkuat kebijakan, perlindungan hukum, serta pengarusutamaan gender guna menjamin kesetaraan, keadilan, dan perlindungan bagi perempuan dan anak.
“Peringatan Hari Ibu harus menjadi pemicu lahirnya aksi nyata dan kolaborasi semua pihak agar perempuan dapat berpartisipasi penuh dalam pembangunan daerah dan nasional,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Maesyal mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang menjadikan peringatan Hari Bela Negara ke-77 sebagai momentum refleksi bersama bahwa bela negara tidak hanya diwujudkan melalui pertahanan fisik, tetapi juga melalui pembangunan sumber daya manusia, termasuk pemberdayaan perempuan.
Menutup amanatnya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan semangat Hari Bela Negara dan Hari Ibu sebagai energi positif dalam menjalankan tugas, pengabdian, dan tanggung jawab sesuai peran masing-masing.








