Dinas Perikanan Dorong Kemandirian Ekonomi, 40 Karyawan PT. Adis Jelang Pensiun Ikuti Pelatihan Olahan Ikan

Dinas Perikanan Dorong Kemandirian Ekonomi, 40 Karyawan PT. Adis Jelang Pensiun Ikuti Pelatihan Olahan Ikan

Tangerang, BantenGate.id – Sebanyak 40 karyawan Karyawan PT Adis, yang akan memasuki masa pensiun mengikuti pelatihan ragam olahan ikan.  Kegiatan ini digelar oleh Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang pada Sabtu (11/4/2026), sebagai upaya membangun kemandirian ekonomi dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Pelatihan ini merupakan salah satu program unggulan pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus mengurangi angka kemiskinan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Perikanan, Rudi Hartono, menyampaikan pentingnya kemandirian ekonomi melalui peningkatan keterampilan usaha. Ia berharap, melalui pelatihan tersebut para peserta dapat membuka usaha baru guna meningkatkan kesejahteraan keluarga saat memasuki masa pensiun.

Rudi juga menambahkan bahwa Kabupaten Tangerang memiliki potensi pasar yang sangat besar karena jumlah penduduknya termasuk yang terbanyak keempat di Indonesia. Dengan demikian, prospek usaha di bidang pangan, khususnya olahan ikan, akan terus dibutuhkan masyarakat.

Ia menjelaskan, peluang mengikuti pelatihan di Dinas Perikanan terbuka bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang. Warga dapat mendaftarkan diri sesuai minat di bidang pangan olahan, baik produk beku (frozen) maupun kuliner siap saji berbahan ikan. Program tersebut diharapkan mampu membekali masyarakat dengan keterampilan untuk memulai usaha di sektor pengolahan ikan.

Sementara itu, Ketua Koperasi Karyawan PT Adis, Maryono, menyambut baik kerja sama antara perusahaan dan pemerintah daerah. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap karyawan yang akan memasuki masa persiapan pensiun.

Maryono berharap pelatihan ini dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya, mengingat jumlah karyawan PT Adis cukup besar sehingga perlu dibekali keterampilan usaha agar tetap produktif dan memiliki sumber pendapatan setelah pensiun.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Kepala Dinas Perikanan, dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai strategi pemasaran produk, legalitas halal, izin edar, branding, serta hak merek oleh tim instruktur.

Selanjutnya, peserta mengikuti praktik pembuatan olahan ikan berupa siomay dan tahu bakso ikan yang dipandu oleh tim instruktur bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pelatihan berlangsung interaktif dengan pendampingan langsung hingga peserta mampu memproduksi olahan ikan secara mandiri.–(red)

Pos terkait