Tangerang, BantenGate.id – Gubernur Banten Andra Soni meyakini Indonesia mampu bertahan dan tangguh dalam menghadapi tantangan perekonomian saat ini. Hal tersebut ia sampaikan pada acara Closing Ceremony Indonesia Shopping Festival (ISF) di Summarecon Mall Serpong, Kabupaten Tangerang, Kamis (28/8/2025).
ISF sendiri digelar oleh Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) dan berhasil mencatatkan transaksi hingga Rp25,19 triliun sepanjang pelaksanaan pada 1–24 Agustus 2025.
“Capaian ini menunjukkan ketangguhan bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan perekonomian saat ini. Pemerintah Provinsi Banten mendukung penuh setiap usaha yang menggerakkan roda perekonomian,” ujar Andra Soni.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan berdasarkan data BPS, sektor ritel berkontribusi sebesar 12,15 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Banten, menempati posisi ketiga setelah industri pengolahan dan manufaktur.
Andra Soni juga mengapresiasi APPBI karena telah memberi ruang bagi UMKM dan produk lokal untuk berkembang. Ia mengajak pengelola pusat perbelanjaan untuk terus bersinergi menjadikan mal bukan hanya sebagai tempat belanja, melainkan juga pusat pertumbuhan ekonomi.
“Selain itu, saya juga mengajak seluruh pengelola mal untuk turut memeriahkan HUT ke-25 Provinsi Banten pada 4 Oktober 2025 nanti dengan menggelar diskon belanja,” tambahnya.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada APPBI. Menurutnya, ISF telah memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya memenuhi target, tetapi juga melebihi ekspektasi. Kami berharap kolaborasi dengan UMKM terus dilanjutkan, khususnya pada HUT Kabupaten Tangerang dan HUT Provinsi Banten,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua APPBI Sugwantono Tanto menjelaskan, ISF tahun ini digelar dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI sekaligus untuk mengembangkan potensi perdagangan dan pariwisata.
“Dari target Rp23,3 triliun, ISF berhasil mencatatkan transaksi Rp25,19 triliun. Sumbangan terbesar berasal dari UMKM dan brand lokal. Event ini didukung 400 mal dengan diskon hingga 80 persen serta dukungan asosiasi ritel dan pariwisata,” jelasnya.--(adpim/red)