Kota Tangerang, BantenGate.id – Ketua Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak seluruh kader Posyandu di Provinsi Banten untuk terus memperkuat sinergi dalam menyukseskan berbagai program pemerintah melalui peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, Posyandu kini memiliki peran strategis sebagai pusat pelayanan dasar yang mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Ajakan tersebut disampaikan Tinawati saat melakukan Kunjungan Lapangan dan Penilaian Lomba Posyandu 6 SPM di Posyandu Semangka, RW 08, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Senin (27/7/2026).
“Kita adalah satu tim. Posyandu harus mampu membersamai setiap kebijakan pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Tinawati.
Ia memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Tangerang, Tim Pembina Posyandu, para kader, serta masyarakat yang dinilai berhasil menghadirkan Posyandu sebagai pusat pelayanan yang aktif, inovatif, dan semakin dekat dengan kebutuhan warga.
“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang beserta seluruh jajaran, kader Posyandu, dan masyarakat yang telah bekerja keras menghadirkan Posyandu sebagai pusat pelayanan dasar yang semakin aktif, inovatif, dan bermanfaat,” katanya.
Menurut Tinawati, pelaksanaan Lomba Posyandu 6 SPM tidak semata-mata bertujuan menentukan pemenang. Yang lebih penting adalah memastikan setiap Posyandu mampu menghadirkan pelayanan terbaik melalui implementasi enam Standar Pelayanan Minimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Lomba ini bukan hanya tentang menjadi juara, tetapi bagaimana Posyandu mampu memberikan pelayanan terbaik sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat kehadirannya,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas perangkat daerah yang mendukung penerapan enam SPM di Posyandu. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam mendekatkan berbagai layanan pemerintah kepada masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan lingkungan.
Tinawati menambahkan, kunjungan lapangan menjadi momentum penting untuk saling belajar, bertukar pengalaman, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antardaerah.
“Praktik-praktik baik yang ada di setiap daerah dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain. Mari kita jadikan momentum ini untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Tinawati berharap Posyandu di seluruh Banten terus berkembang sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat yang adaptif terhadap berbagai tantangan, sekaligus mampu menjawab kebutuhan warga secara lebih komprehensif.
Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang, Masturoh Sachrudin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Ketua Pembina Posyandu Provinsi Banten ke Kota Tangerang. Menurutnya, kehadiran Tinawati menjadi suntikan semangat bagi para kader yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan di lingkungan masyarakat.
“Kunjungan ini semakin memotivasi para kader Posyandu Kota Tangerang untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Masturoh.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Tangerang Sachrudin melalui sambutan yang dibacakan Asisten Daerah I Kota Tangerang, Mulyani, menegaskan bahwa implementasi Posyandu 6 SPM tidak hanya berorientasi pada pemenuhan indikator administratif, tetapi harus mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
“Keberhasilan Posyandu tidak cukup hanya ditunjukkan dengan administrasi yang lengkap. Keberhasilan harus terlihat dari perubahan yang terjadi di masyarakat melalui pelayanan yang semakin berkualitas,” ujar Mulyani membacakan sambutan Wali Kota.
Dalam kunjungan tersebut, Tinawati Andra Soni didampingi Masturoh Sachrudin meninjau sejumlah layanan dan program pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi di Posyandu Semangka. Di antaranya PAUD Bougenville, Taman Baca Masyarakat, layanan sosialisasi dan deteksi tuberkulosis (TBC), penyerahan paket bantuan pangan bergizi bagi balita, kebun Kelompok Wanita Tani (KWT), Bank Sampah, Pos Kamling, hingga rumah pompa air yang menjadi bagian dari penguatan pelayanan berbasis masyarakat.–(red)








