Kisah Intan, Anak Buruh Asal Sukadiri Raih Beasiswa Tangerang Gemilang untuk Kuliah Kedokteran di UMT

Kisah Intan, Anak Buruh Asal Sukadiri Raih Beasiswa Tangerang Gemilang untuk Kuliah Kedokteran di UMT
Intan penerima Beasiswa Tangerang Gemilang.--(foto: BG)

Kabupaten Tangerang, BantenGate.id – Senyum haru menghiasi wajah Intan Nur Fadilah saat namanya dipanggil sebagai salah satu penerima Program Beasiswa Tangerang Gemilang di Auditorium 1912 Gedung Pusat Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Kota Tangerang, Senin (27/7/2026).

Di balik senyum itu, tersimpan perjalanan panjang seorang anak dari keluarga sederhana yang akhirnya selangkah lebih dekat dengan cita-citanya menjadi seorang dokter.

Lulusan SMAN 21 Kabupaten Tangerang asal Kecamatan Sukadiri tersebut menjadi satu dari 17 siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang yang digagas Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Bagi Intan, beasiswa itu bukan sekadar bantuan biaya pendidikan. Program tersebut menjadi pintu yang membuka jalan menuju impian yang selama ini terasa begitu jauh.

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan Beasiswa Tangerang Gemilang. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Maesyal Rasyid,  Bupati Tangerang yang telah menghadirkan program ini. Beasiswa ini sangat membantu karena seluruh biaya pendidikan ditanggung, sehingga saya bisa fokus mengejar cita-cita menjadi dokter dan menjadi sarjana pertama di keluarga,” ujar Intan dengan penuh rasa syukur.

Ucapan itu menggambarkan besarnya arti kesempatan yang kini ia raih. Selama ini, keterbatasan ekonomi keluarga sempat menjadi bayang-bayang yang mengiringi langkahnya. Meski memiliki prestasi akademik yang baik, Intan menyadari bahwa menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran bukanlah hal mudah tanpa dukungan pembiayaan.

Kini, setelah resmi diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), harapan yang dahulu hanya menjadi angan mulai berubah menjadi kenyataan.

Intan mengaku keberhasilannya tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga keluarga. Ia ingin membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih pendidikan setinggi-tingginya.

Selama menempuh pendidikan di SMAN 21 Kabupaten Tangerang, Intan dikenal sebagai siswi yang aktif dan memiliki semangat belajar tinggi. Kesempatan yang diberikan melalui Beasiswa Tangerang Gemilang pun ia anggap sebagai amanah yang harus dijaga dengan kerja keras.

Ia bertekad memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin dengan belajar sungguh-sungguh, mempertahankan prestasi, serta membawa nama baik Kabupaten Tangerang di dunia akademik.

“Saya ingin membuktikan bahwa kepercayaan ini tidak sia-sia. Saya akan belajar sebaik mungkin agar bisa lulus menjadi dokter dan suatu saat nanti dapat mengabdi kepada masyarakat,” katanya.

Tak hanya memikirkan masa depannya sendiri, Intan juga berharap kisahnya dapat menjadi penyemangat bagi pelajar lain yang memiliki mimpi besar tetapi terkendala biaya pendidikan.

Ia mengajak siswa-siswi Kabupaten Tangerang, khususnya yang saat ini duduk di bangku kelas XI dan XII, agar tidak pernah berhenti belajar dan terus mempersiapkan diri mengikuti Program Beasiswa Tangerang Gemilang.

“Saya berharap adik-adik terus semangat belajar, raih prestasi setinggi mungkin, dan jangan ragu untuk mendaftar Beasiswa Tangerang Gemilang. Semoga semakin banyak generasi Kabupaten Tangerang yang dapat mewujudkan cita-citanya melalui program ini,” tuturnya.

Kebahagiaan Intan juga dirasakan sang ibu, Yuli. Dengan mata berkaca-kaca, perempuan yang sehari-hari bekerja serabutan itu mengaku tidak pernah membayangkan putrinya dapat menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran.

Baginya, beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Tangerang menjadi jawaban atas doa yang selama ini dipanjatkan agar sang anak tetap bisa melanjutkan pendidikan meski kondisi ekonomi keluarga terbatas.

Intan penerima Beasiswa Tangerang Gemilang bersama Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid.–(foto: BG)

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena anak saya bisa mendapatkan Beasiswa Tangerang Gemilang dan diterima di Fakultas Kedokteran. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah menghadirkan program ini, sehingga anak saya bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa terkendala biaya,” ungkap Yuli.

Kisah Intan menjadi salah satu gambaran nyata bagaimana Program Beasiswa Tangerang Gemilang mampu menghadirkan harapan bagi generasi muda Kabupaten Tangerang. Program ini tidak hanya membantu biaya pendidikan mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah, tetapi juga membuka kesempatan lahirnya sumber daya manusia unggul yang kelak diharapkan kembali mengabdi kepada daerahnya.

Melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta, seperti Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Pertanian Bogor (IPB), Prasetiya Mulya, Universitas Pelita Harapan (UPH), Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), serta sejumlah kampus lainnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah.

Di tengah keterbatasan, langkah Intan hari ini menjadi bukti bahwa mimpi dapat menemukan jalannya ketika kerja keras bertemu dengan kesempatan. Perjalanan menuju profesi dokter memang masih panjang, tetapi langkah pertama telah ia pijakkan dengan penuh keyakinan melalui Beasiswa Tangerang Gemilang.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, Program Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Penandatanganan kerja sama tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga kurang mampu.

“Hari ini kami bersama Pak Sekda dan jajaran menghadiri penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Universitas Muhammadiyah Tangerang dalam pelaksanaan Program Beasiswa Tangerang Gemilang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia mengungkapkan, sejak tahun 2025 hingga 2026, sekitar 485 lebih mahasiswa asal Kabupaten Tangerang telah memperoleh beasiswa penuh di Universitas Muhammadiyah Tangerang.

“Alhamdulillah, masyarakat Kabupaten Tangerang yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi sudah kita kuliahkan sekitar 485 orang lebih. Mereka mendapatkan fasilitas pendidikan secara gratis mulai dari biaya pendaftaran, formulir, SPP hingga menyelesaikan pendidikan selama empat tahun,” jelasnya.

Menurutnya, investasi di bidang pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk mempersiapkan generasi penerus yang akan membangun Kabupaten Tangerang di masa depan.

“Mudah-mudahan mereka menjadi sarjana, menjadi pemimpin, dan menjadi SDM unggul yang akan mengisi pembangunan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten bahkan Indonesia pada masa yang akan datang,”ujarnya.—(dimas)

Pos terkait