Paguyuban Sumedang Larang (PSL), Meriahkan Pawai Budaya Nusantara HUT ke-197 Kabupaten Lebak

Paguyuban Sumedang Larang (PSL),  Meriahkan Pawai Budaya Nusantara HUT ke-197 Kabupaten Lebak

Lebak, BantenGate.id – Paguyuban Sumedang Larang (PSL) Cabang Kabupaten Lebak turut memeriahkan Pawai Budaya Nusantara dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-197 Kabupaten Lebak, pada Senin (1/12/2025).

Kehadiran perwakilan PSL menjadi warna tersendiri dalam rangkaian perayaan budaya yang digelar sebagai bentuk penghormatan atas sejarah, persatuan, dan keragaman masyarakat Lebak.

Rombongan PSL tampil dengan busana adat khas Sumedang Larang, lengkap dengan atribut budaya yang mencerminkan filosofi kearifan lokal dan nilai kebangsaan. Partisipasi ini mendapat apresiasi dari masyarakat yang memadati jalur pawai, sekaligus menunjukkan bahwa Kabupaten Lebak merupakan rumah dari beragam komunitas budaya yang hidup berdampingan secara harmonis.

Dedi, salah satu pengurus PSL Lebak, mengatakan bahwa keikutsertaan mereka bukan sekadar seremoni, tetapi bagian dari pelaksanaan amanah budaya.

“Sesuai amanah Ki Radya Karaton Sumedang Larang, warga Sumedang atau keturunan Sumedang di mana pun berada harus mampu berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat sekitar untuk memperkuat persatuan dan kesatuan,” ujar Dedi.

Menurutnya, momentum HUT ke-197 Kabupaten Lebak menjadi ruang bersama bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk paguyuban budaya, untuk berperan aktif mendorong terciptanya Lebak Ruhay—sebuah visi pembangunan yang menekankan pada kemajuan daerah yang harmonis, sejahtera, dan berdaya secara budaya.

Pawai Budaya Nusantara tahun ini tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga wadah literasi budaya bagi generasi muda. Beragam komunitas adat, sanggar seni, hingga organisasi kedaerahan menampilkan kekayaan tradisi Nusantara yang berakar pada sejarah panjang Lebak sebagai daerah yang menjunjung nilai kebhinekaan.

Partisipasi Paguyuban Sumedang Larang semakin menegaskan bahwa Lebak adalah tanah yang subur bagi tumbuhnya harmoni budaya. Semangat silih asih, silih asah, silih asuh yang diusung PSL selaras dengan tema besar perayaan hari jadi Lebak, yakni memperkuat identitas kultural sebagai pondasi pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui kebersamaan dalam pawai budaya ini, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya menjaga warisan tradisi sekaligus memperkuat kolaborasi lintas-komunitas. Dengan demikian, cita-cita mewujudkan Lebak yang maju, berbudaya, dan penuh kehangatan sosial dapat terus digelorakan dari generasi ke generasi.

Puncak HUT ke-197 Kabupaten Lebak digelar pada Selasa 2 Desember 2025 dengan  agenda Sidang Istimewa Paripurna DPRD Lebak, dan  Dikusi Budaya. Usai acara tersebut dilanjutkan dengan perhelatan MTQ ke-41 tingkat Kabupaten Lebak dari tanggal 3-5 Desember 2025.–(re)

Pos terkait