Tangerang, BantenGate.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama sekaligus penyerahan Beasiswa Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang dan Beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) PG-PAUD di Auditorium Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Senin (27/7/2026).
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa Program Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan salah satu program unggulan pemerintah daerah untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkualitas, dan mampu bersaing di masa depan.
Menurutnya, kerja sama yang terus diperkuat dengan Universitas Muhammadiyah Tangerang menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak Kabupaten Tangerang untuk mengenyam pendidikan tinggi, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Hari ini kami bersama Pak Sekda dan jajaran menghadiri penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Universitas Muhammadiyah Tangerang dalam pelaksanaan Program Beasiswa Tangerang Gemilang,” ujar Maesyal Rasyid.
Ia mengungkapkan, sejak program tersebut berjalan pada 2025 hingga 2026, lebih dari 485 mahasiswa asal Kabupaten Tangerang telah memperoleh beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Tangerang.
“Alhamdulillah, masyarakat Kabupaten Tangerang yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi sudah kita kuliahkan sekitar 485 orang lebih. Mereka mendapatkan fasilitas pendidikan secara gratis mulai dari biaya pendaftaran, formulir, SPP hingga menyelesaikan pendidikan selama empat tahun,” katanya.

Maesyal menilai, investasi di sektor pendidikan merupakan langkah strategis yang akan memberikan manfaat besar bagi pembangunan daerah di masa mendatang. Menurutnya, keberhasilan generasi muda menyelesaikan pendidikan tinggi akan menjadi modal penting dalam mencetak pemimpin dan tenaga profesional yang mampu membangun Kabupaten Tangerang.
“Mudah-mudahan mereka menjadi sarjana, menjadi pemimpin, dan menjadi SDM unggul yang akan mengisi pembangunan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten bahkan Indonesia pada masa yang akan datang,” tuturnya.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus meningkatkan jumlah penerima manfaat Program Beasiswa Tangerang Gemilang setiap tahunnya. Penambahan kuota diharapkan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki semangat dan prestasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kita akan terus berupaya menambah kuota setiap tahun. Harapannya semakin banyak masyarakat Kabupaten Tangerang yang bisa kuliah, menjadi cerdas, dan mampu membangun daerahnya masing-masing,” ungkapnya.
Selain menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga menyalurkan beasiswa ke berbagai perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri. Di antaranya Universitas Al-Azhar Mesir, IPB University, Swiss German University (SGU), Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, serta sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Maesyal juga menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya penerima beasiswa yang berhasil menembus Fakultas Kedokteran. Menurutnya, hal tersebut menjadi kebanggaan sekaligus harapan baru bagi Kabupaten Tangerang dalam mencetak tenaga kesehatan dari putra-putri daerah.
“Alhamdulillah sekarang ada dua putra-putri Kabupaten Tangerang yang mendapatkan kesempatan kuliah kedokteran. Mudah-mudahan mereka segera menjadi dokter dan dapat mengabdi kepada masyarakat serta bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Program Beasiswa Tangerang Gemilang diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4, yaitu kelompok keluarga dengan kondisi ekonomi yang membutuhkan dukungan pemerintah.
“Mereka inilah yang menjadi prioritas agar cita-cita mereka menjadi sarjana bisa terwujud meskipun memiliki keterbatasan ekonomi,” tegasnya.
Sementara itu, kebahagiaan terpancar dari wajah Intan Nurfadilah, salah seorang penerima Beasiswa Kedokteran UMT asal Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengaku tidak pernah membayangkan dapat melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran.
Menurut Intan, kesempatan tersebut menjadi titik balik untuk kembali mengejar cita-citanya menjadi seorang dokter yang selama ini sempat terasa sulit diwujudkan karena keterbatasan ekonomi.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan beasiswa kedokteran. Awalnya saya tidak berani bermimpi terlalu tinggi, tetapi melalui Program Beasiswa dari Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya bisa kembali merajut cita-cita. Saya sangat senang, bangga, dan terharu. Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah memberikan kesempatan ini kepada saya,” ucap Intan penuh haru.
Program Beasiswa Tangerang Gemilang menjadi salah satu upaya nyata Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan tinggi. Melalui program ini, pemerintah berharap tidak ada lagi anak-anak berprestasi yang gagal melanjutkan kuliah hanya karena keterbatasan biaya.–(dimas)








