Tangerang, BantenGate.id– Satu tahun kepemimpinan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menunjukkan berbagai capaian pembangunan yang dinilai positif di Kabupaten Tangerang. Sejumlah indikator pembangunan daerah mengalami peningkatan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan, pendidikan hingga infrastruktur.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan refleksi satu tahun kepemimpinan Maesyal–Intan yang digelar di Aula Pendopo Kabupaten Tangerang, Selasa (10/3/2026).
Bupati Maesyal Rasyid dalam pemaparan tersebut didampingi Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, dan Sekda Tangerang, H. Soma Atmaja, serta para kepala OPD, berlangsung dengan hangat dan penuh keakraban.
Bupati Maesyal Rasyid menjelaskan bahwa proses pembangunan daerah selama setahun terakhir berjalan dengan arah yang jelas melalui sejumlah program prioritas yang menjadi fondasi pembangunan Kabupaten Tangerang.
Program tersebut antara lain Prima yang berfokus pada penguatan birokrasi berbasis digital dan inovasi, Prospek untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat, Tunas yang diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini, Setara untuk memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas, serta Selaras yang menitikberatkan pada keseimbangan pembangunan dengan pelestarian lingkungan hidup.
Selain menjalankan program prioritas tersebut, pemerintah daerah juga menetapkan sejumlah fokus pembangunan seperti peningkatan layanan administrasi kependudukan, pengembangan pusat inovasi pemuda dan UMKM, serta upaya pengentasan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran.
Menurut Maesyal, kualitas hidup masyarakat Kabupaten Tangerang menunjukkan tren peningkatan. Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi daerah yang naik dari 5 persen pada tahun 2024 menjadi 5,27 persen pada tahun 2025.
“Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia juga meningkat dari 76,19 menjadi 76,74,” ujar Maesyal.

Peningkatan juga terlihat pada usia harapan hidup masyarakat yang naik dari 75,34 tahun pada 2024 menjadi 75,63 tahun pada 2025. Sementara tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan dari 6,06 persen menjadi 5,94 persen, dan angka kemiskinan turun dari 6,55 persen menjadi 6,42 persen.
Di sektor kesehatan, pemerintah daerah juga mencatat penurunan prevalensi stunting dari 7,7 persen atau 17.154 balita pada tahun 2024 menjadi 6 persen atau 12.388 balita pada tahun 2025.
“Pemerintah daerah juga telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan cakupan 100,49 persen atau sekitar 3,53 juta penduduk yang mendapatkan perlindungan kesehatan,” jelasnya.
Program Cek Kesehatan Gratis tercatat telah dimanfaatkan lebih dari 1,38 juta masyarakat. Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan makanan tambahan bergizi kepada 7.620 balita serta 1.250 ibu hamil yang mengalami kondisi kurang energi kronis.
Pada sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tangerang memperluas akses pendidikan melalui program sekolah swasta gratis yang menjangkau 44 SD swasta dan 116 SMP swasta dengan total 35.784 siswa. Program Beasiswa Tangerang Gemilang juga diberikan kepada 235 mahasiswa dari keluarga berpenghasilan rendah.
Sementara di bidang infrastruktur, pemerintah daerah membangun jalan baru sepanjang 20,5 kilometer, melakukan rekonstruksi jalan sepanjang 10,3 kilometer serta merehabilitasi jalan sepanjang 13,3 kilometer.
Upaya peningkatan kualitas lingkungan dilakukan melalui pembangunan drainase sepanjang 9,29 kilometer, pembangunan enam stasiun pompa banjir, serta normalisasi sungai sepanjang 17,15 kilometer.
Berbagai capaian tersebut turut mengantarkan Kabupaten Tangerang meraih sejumlah penghargaan di tingkat nasional maupun provinsi. Salah satunya adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan yang berhasil diraih selama 17 kali berturut-turut.
Selain itu, Kabupaten Tangerang juga memperoleh predikat “Sangat Inovatif” dalam ajang Innovation Government Award 2025 serta penghargaan Paritrana Award atas komitmen dalam perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Sementara itu, Bupati Maesyal juga menanggapi sejumlah aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur jalan di beberapa wilayah seperti Pasar Kemis dan Kronjo.
“Warga meminta perhatian pemerintah daerah untuk pembangunan jalan di Pasar Kemis, Kronjo, dan sekitarnya. Pemda sudah mempertimbangkan dan akan melakukan pembangunan sesuai kemampuan daerah. Mohon maaf jika belum bisa segera dilakukan karena masih melalui proses lelang dan tahapan lainnya,” kata Maesyal.
Menanggapi berbagai capaian tersebut, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa publikasi prestasi yang dicapai Pemerintah Kabupaten Tangerang, bukanlah bentuk riya, melainkan bagian dari transparansi kepada masyarakat.
“Pembacaan prestasi yang diraih atau atau publikasi bukan untuk riya, tetapi perlu disampaikan agar masyarakat mengetahui kerja dan capaian pemerintah daerah,” ujarnya.–(red)








