Lebak — Peristiwa kecelakaan beruntun di Cibadak Lebak kembali terjadi dan mengejutkan warga sekitar. Insiden yang melibatkan tiga kendaraan sekaligus ini berlangsung di Kampung Umbulan RT 02/RW 01, Jalan Raya Ahmad Yani, Desa Mekaragung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, pada Kamis (30/4/2026) siang.
Kronologi Tabrakan Tiga Kendaraan
Kecelakaan ini melibatkan mobil Mitsubishi Pajero putih bernomor polisi A 1645 PW, mobil Suzuki Ertiga hitam bernomor polisi A 1729 VGA, serta satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter Z dengan nomor polisi A 6048 NC.
Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi kejadian, tabrakan bermula saat mobil Suzuki Ertiga yang dikemudikan oleh Yumhi (54) melaju dari arah Pandeglang menuju Rangkasbitung. Tepat di belakang mobil tersebut, melaju sepeda motor Yamaha Jupiter Z yang dikendarai oleh Hendra (42).
Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan, muncul mobil Mitsubishi Pajero yang dikemudikan oleh Oji (40) melaju dari arah Rangkasbitung menuju Pandeglang. Ketiga kendaraan tersebut bertemu di satu titik yang sempit, hingga benturan keras tak terhindarkan tepat di tengah badan jalan.
Dugaan awal menyebutkan bahwa salah satu kendaraan roda empat mencoba mendahului kendaraan lain namun terlalu mengambil jalur tengah. Kondisi jalan yang lurus namun ramai membuat ruang gerak antar kendaraan menjadi sangat terbatas.
Kesaksian Warga dan Korban Selamat
Suara benturan yang sangat keras membuat warga Kampung Umbulan berhamburan keluar rumah. Ketua RT setempat, Rudi (52), mengaku terkejut saat mendengar suara hantaman benda logam dari arah jalan raya.
“Saya sedang di dalam rumah, tiba-tiba terdengar suara keras sekali. Pas saya cek, ternyata ada benturan di tengah jalan. Beruntung, sejauh yang saya lihat tidak ada korban jiwa yang parah, rata-rata luka ringan,” kata Rudi saat memberikan keterangan di lokasi.
Hendra (42), pengendara motor Jupiter Z, menceritakan detik-detik mencekam sebelum ia terjatuh. Ia mengaku sudah menaruh curiga pada pergerakan mobil di depannya sebelum insiden terjadi.
“Saya sudah berulang kali membunyikan klakson. Mobil di depan saya itu jalannya tidak stabil, kadang ke tengah, kadang ke pinggir lagi. Karena jarak sudah terlalu dekat, saya tidak sempat mengerem saat tabrakan terjadi,” ujar Hendra yang mengalami luka lecet pada tangan, kaki, dan pundaknya.
Evakuasi dan Olah TKP oleh Polisi
Pasca kejadian, arus lalu lintas di Jalan Raya Ahmad Yani sempat mengalami tersendat akibat posisi kendaraan yang menutupi sebagian badan jalan. Beruntung, petugas Unit Gakkum Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak segera tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mencari titik terang penyebab utama kecelakaan beruntun di Cibadak Lebak tersebut. Petugas juga dibantu warga mengevakuasi kendaraan motor dan mobil yang mengalami kerusakan cukup serius pada bagian depan dan samping.
Pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh korban, baik pengemudi mobil maupun motor, telah mendapatkan perawatan medis untuk luka-luka ringan yang diderita. Kerugian materiil akibat kerusakan kendaraan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Himbauan Keselamatan Berkendara
Insiden ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan di wilayah Kabupaten Lebak untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur antar kota yang padat. Polisi menekankan pentingnya menjaga jarak aman dan tidak memaksakan diri untuk menyalip jika ruang pandang tidak memadai.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati. Kecelakaan seringkali dimulai dari pelanggaran kecil, seperti mengambil jalur lawan saat menyalip. Utamakan keselamatan daripada kecepatan,” tegas salah satu petugas di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polres Lebak untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan. (hendrik)








