Kota Tangerang, BantenGate.id – Pemerintah Banten melalui UPTD DAS Cidurian-Cisadane bersama Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat upaya mitigasi bencana hidrometeorologi melalui gerakan Aksi Bersih-bersih Kali yang melibatkan masyarakat secara langsung.
Kegiatan kolaboratif tersebut kembali digelar di kawasan Kali Sabi, Sabtu (23/5/2026), sebagai bagian dari langkah preventif menghadapi potensi banjir di musim penghujan.
Gubernur Andra Soni menegaskan, selain normalisasi sungai, upaya pencegahan banjir juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat melalui gerakan rutin membersihkan sungai dan saluran air.
“Selain normalisasi, perlu upaya bersama dalam mencegah banjir, salah satunya melalui gerakan rutin bersih-bersih kali dan sungai yang melibatkan masyarakat sebagai bentuk kesadaran bersama bahwa pencegahan bencana hidrometeorologi adalah tanggung jawab kita semua,” ujar Andra Soni.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Banten terus berkomitmen menekan risiko banjir melalui berbagai program normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS), termasuk penataan situ dan waduk di sejumlah wilayah rawan banjir.
“Pemerintah Provinsi Banten terus berikhtiar melakukan mitigasi bencana banjir dengan melakukan normalisasi sungai dan situ,” lanjutnya.
Senada dengan itu, Wali Kota Sachrudin menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix dalam penanganan persoalan banjir, yang melibatkan pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mitigasi bencana banjir. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk komunitas dan masyarakat sebagai garda terdepan menjaga lingkungan,” ungkap Sachrudin.
Ia juga mengapresiasi gerakan bersih-bersih kali yang diinisiasi Banksasuci Foundation bersama UPTD DAS Cidurian-Cisadane dan DPUPR Kota Tangerang.
“Gerakan bersih kali harus terus digalakkan. Kami sangat mengapresiasi inisiatif Banksasuci yang secara konsisten melakukan aksi nyata menjaga kebersihan sungai,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, mengungkapkan bahwa dalam aksi kali ini sebanyak 39,7 ton sampah berhasil diangkat dari aliran Kali Sabi.
“Pembersihan dilakukan dengan pembagian segmen bersama UPTD DAS Cidurian-Cisadane, DPUPR Kota Tangerang, dan Banksasuci. Alhamdulillah, sebanyak 39,7 ton sampah berhasil dibersihkan dari Kali Sabi,” tandasnya.—(red)








