Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Perluasan Maqbaroh Al-Istiqlaliyyah, Perkuat Wisata Religi dan Ekonomi Warga

Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama Perluasan Maqbaroh Al-Istiqlaliyyah, Perkuat Wisata Religi dan Ekonomi Warga

Tangerang, BantenGate.id–Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan perluasan, Maqbaroh Al-Istiqlaliyyah — yang dikenal lengkap sebagai Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah — di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, pada Rabu (24/6/2026). Langkah ini menjadi penanda dimulainya babak baru pengembangan salah satu destinasi wisata religi unggulan di Kabupaten Tangerang.

Acara peletakan batu pertama berlangsung dengan suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, para santri, tokoh agama, serta jamaah yang selama ini turut mendukung pengembangan kawasan maqbaroh.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam satu momen ini mencerminkan besarnya dukungan terhadap pembangunan yang dinilai memiliki nilai spiritual sekaligus sosial ekonomi bagi warga sekitar. Semangat gotong royong menjadi warna utama dalam prosesi bersejarah tersebut.

Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah berlokasi di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu tujuan ziarah yang banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah.

Di kawasan tersebut dimakamkan sejumlah ulama dan sesepuh yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan dakwah Islam. Di antaranya adalah Almarhum Abah Sepuh Dimyati dan Almarhum Abah Sepuh Uci Turtusi — dua tokoh yang dikenal luas atas kontribusi mereka dalam pendidikan agama dan pembinaan umat.

Seiring meningkatnya jumlah peziarah setiap tahun, pembangunan perluasan area maqbaroh menjadi kebutuhan yang mendesak. Fasilitas yang lebih memadai diharapkan mampu menjamin kenyamanan, keamanan, dan ketertiban para pengunjung saat melaksanakan ziarah.

Pusat Wisata Religi dan Ekonomi

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa kawasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah memiliki peran yang jauh lebih luas dari sekadar tempat ziarah. Kawasan ini juga merupakan pusat kegiatan keagamaan sekaligus potensi wisata religi yang dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, wisata religi telah terbukti menjadi salah satu sektor yang mampu menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi lokal. Kehadiran para peziarah dari berbagai daerah membuka peluang usaha yang nyata bagi warga sekitar.

Bupati merinci bahwa peluang ekonomi yang tercipta dari wisata religi mencakup beragam sektor. Mulai dari kuliner, perdagangan, jasa transportasi, hingga usaha mikro dan kecil lainnya berpotensi tumbuh seiring meningkatnya kunjungan peziarah ke kawasan ini.

“Di sini ada wisata religi, sekaligus dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari kuliner hingga usaha-usaha lainnya. Dengan demikian, keberadaannya dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga sekitar,” kata Maesyal Rasyid.

Pernyataan Bupati tersebut menegaskan visi bahwa pengembangan kawasan maqbaroh bukan hanya soal pembangunan fisik, melainkan juga tentang menciptakan ekosistem ekonomi yang menguntungkan masyarakat lokal secara berkelanjutan. Ketika peziarah datang dalam jumlah besar, seluruh lapisan masyarakat sekitar berpeluang merasakan manfaatnya secara langsung.

Bupati Maesyal Rasyid secara khusus menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, para santri, dan seluruh jamaah yang telah menunjukkan semangat gotong royong dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan tersebut. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi banyak orang.

“Apresiasi kepada seluruh pimpinan, para santri Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah dan jamaah. Alhamdulillah akhirnya pembangunan ini dapat dimulai. Tujuannya juga mulia agar masyarakat Kabupaten Tangerang maupun dari luar daerah yang datang untuk berziarah dapat melaksanakannya dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Bupati berharap perluasan area Maqbaroh Al-Istiqlaliyyah dapat memberikan ruang yang lebih representatif bagi para jamaah yang datang untuk berdoa dan mengenang jasa para ulama. Para ulama tersebut telah memberikan kontribusi besar bagi pendidikan agama dan pembinaan umat di wilayah ini.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mendoakan agar pembangunan perluasan area maqbaroh dapat berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu. Keyakinannya, setelah pembangunan rampung, kawasan tersebut akan semakin tertata dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para peziarah.

“Mari kita dukung dan doakan bersama, mudah-mudahan pembangunan pelataran maqbaroh ini berjalan lancar dan segera selesai sehingga mampu mengakomodasi dan menerima para peziarah dengan lebih baik dan nyaman,” tambahnya.

Visi Pembangunan Kabupaten Tangerang

Pengembangan kawasan Maqbaroh Al-Istiqlaliyyah sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mendorong pembangunan yang berbasis pada nilai-nilai budaya, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Wisata religi dalam konteks ini tidak hanya menjadi sarana memperkuat spiritualitas, tetapi juga berperan dalam melestarikan sejarah perjuangan para ulama.

Selain itu, keberadaan destinasi wisata religi yang berkembang dan tertata dengan baik memiliki peran strategis dalam memperkenalkan warisan keislaman kepada generasi muda. Nilai-nilai keislaman yang tumbuh di kawasan maqbaroh dapat menjadi jembatan antara generasi masa kini dengan warisan leluhur yang kaya makna.

Dengan dimulainya pembangunan perluasan ini, kawasan Maqbaroh Kasepuhan Al-Istiqlaliyyah diharapkan semakin berkembang menjadi pusat kegiatan keagamaan yang representatif. Kawasan ini ditargetkan menjadi magnet wisata religi yang mampu memberikan manfaat sosial, budaya, dan ekonomi bagi masyarakat Kabupaten Tangerang secara menyeluruh.

Meningkatnya kesejahteraan masyarakat sekitar menjadi salah satu indikator keberhasilan yang paling diharapkan dari proyek perluasan ini. Di sisi lain, tumbuhnya kawasan wisata religi yang berkualitas juga akan mengangkat citra Kabupaten Tangerang sebagai daerah yang mampu memadukan nilai-nilai keagamaan dengan pembangunan yang berdampak nyata bagi rakyat.–(red)

Pos terkait