Tanah Datar, Bantengate.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tanah Datar menggelar audiensi dan sosialisasi bersama awak media untuk membahas program pemerintah daerah, termasuk penggunaan anggaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keterbukaan informasi publik dan meningkatkan penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar, Jumat (23/10/2026), dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo, Dedi Tri Widono, dan dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Mulkhairi, S.Pd., serta sejumlah wartawan dari berbagai media cetak dan elektronik.
Dalam sambutannya, Dedi Tri Widono menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang telah memenuhi undangan dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan, audiensi itu merupakan kegiatan kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di SMP Negeri 2 Batipuh Selatan.
Menurutnya, pertemuan dengan awak media merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Melalui kegiatan tersebut, informasi mengenai program, kegiatan, penggunaan anggaran, dan capaian organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan dapat disampaikan secara utuh kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan perlu diinformasikan secara terbuka agar masyarakat mengetahui hasil serta manfaatnya.
Keberhasilan program pemerintah, lanjutnya, tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan kegiatan, tetapi juga oleh kemampuan pemerintah menyampaikan informasi secara jelas dan mudah dipahami publik. Oleh sebab itu, insan pers diharapkan dapat membantu menyebarluaskan informasi secara akurat, berimbang, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar, Mulkhairi, S.Pd., memaparkan sejumlah program dan kegiatan yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2026, baik yang bersumber dari anggaran awal maupun anggaran perubahan.
Dalam pemaparannya, Mulkhairi menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp2,784 miliar untuk sejumlah kegiatan. Selain itu, terdapat anggaran perubahan sebesar Rp673,4 juta yang dialokasikan untuk kegiatan tertentu di lingkungan dinas tersebut.
Namun, rincian program, jenis belanja, serta sumber pendanaan dari masing-masing alokasi anggaran tersebut perlu dijelaskan lebih lanjut agar masyarakat dapat mengetahui secara terperinci peruntukan dan pelaksanaannya.
Mulkhairi menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan program dan kegiatan telah menunjukkan perkembangan yang baik. Realisasi sejumlah kegiatan dilaporkan mencapai lebih dari 90 persen, sedangkan pekerjaan fisik dan pengadaan barang pada umumnya telah diselesaikan.
Meski demikian, masih terdapat beberapa tahapan yang perlu dituntaskan, terutama berkaitan dengan penyelesaian administrasi dan proses pembayaran kegiatan.
Adapun sejumlah kegiatan yang bersumber dari anggaran perubahan Tahun Anggaran 2026 masih berada dalam tahap perencanaan dan persiapan pelaksanaan.
Dalam kesempatan tersebut, Mulkhairi juga memaparkan alokasi anggaran untuk kegiatan di sejumlah satuan pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Kegiatan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Tanah Datar. Sejumlah sekolah negeri disebut menjadi lokasi pelaksanaan program sesuai dengan perencanaan yang telah disusun pemerintah daerah.
Meski demikian, informasi mengenai nama sekolah penerima, jenis pekerjaan, nilai anggaran per lokasi, sumber pendanaan, serta jadwal penyelesaian belum dirinci dalam bahan pemaparan yang tersedia.
Keterangan tersebut penting untuk memberikan gambaran yang lebih jelas kepada masyarakat mengenai pemerataan pembangunan fasilitas pendidikan, sekaligus memastikan informasi penggunaan anggaran dapat diakses secara transparan.
Melalui audiensi dan sosialisasi tersebut, Dinas Kominfo bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar berharap komunikasi dengan insan pers semakin baik.
Sinergi pemerintah daerah dan media diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi mengenai program pembangunan, penggunaan anggaran, serta perkembangan sektor pendidikan.
Keterbukaan informasi juga menjadi bagian penting dalam mendorong pengawasan publik terhadap pelaksanaan program pemerintah. Dengan informasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan, masyarakat diharapkan dapat mengetahui manfaat pembangunan sekaligus memahami tahapan pelaksanaan kegiatan yang menggunakan anggaran daerah.
Ke depan, penyampaian informasi mengenai realisasi anggaran, daftar kegiatan, lokasi pekerjaan, dan capaian program secara terperinci akan membantu memperkuat transparansi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.–(yen)








