Tanah Datar, BantenGate.id – Semangat Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 mulai dikobarkan dari Nagari Tuo Pariangan, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Rabu (30/9/2026).
Api PORPROV yang diambil dari kawasan bersejarah tersebut selanjutnya dikirab menuju Kabupaten Padang Pariaman untuk diinapkan sebelum diteruskan ke Kota Padang sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menuju pesta olahraga tingkat Provinsi Sumatera Barat.
Prosesi pengambilan api berlangsung di Lapangan Sultan Suri Maharajo Dirajo, Nagari Pariangan, yang dikenal memiliki nilai sejarah dan budaya penting bagi masyarakat Minangkabau.
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Adib Alfikri, SE, M.Si, mewakili Gubernur Sumatera Barat. Hadir pula para bupati dan wali kota se-Sumatera Barat beserta rombongan, Ketua KONI Sumatera Barat Hamdanus, Ketua KONI Tanah Datar, Kapolres Tanah Datar, Dandim 0307 Tanah Datar, camat, wali nagari, niniak mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Pengambilan api dari Nagari Tuo Pariangan bukan sekadar seremoni pembuka. Prosesi tersebut menjadi simbol dimulainya semangat kompetisi, persatuan, dan sportivitas bagi atlet dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, mengatakan Api PORPROV memiliki makna lebih dari sekadar bagian dari rangkaian acara pembukaan.
“Api PORPROV bukan sekadar bagian dari seremoni, tetapi menjadi simbol semangat dan persatuan 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat,” ujarnya.

Ia berharap api tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga semangat dan menyukseskan penyelenggaraan PORPROV XVI Sumatera Barat 2026.
“Kita ingin api ini terus menyala. Kita jaga bersama sebagai simbol semangat untuk menyukseskan PORPROV XVI Sumatera Barat untuk ke depannya,” katanya.
Sementara itu, Bupati Tanah Datar yang diwakili Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi menyambut prosesi pengambilan api sebagai momentum penting sekaligus bentuk penghormatan terhadap sejarah dan akar budaya Pariangan.
Menurutnya, pemilihan Pariangan sebagai lokasi pengambilan api memiliki makna tersendiri karena nagari tersebut menyimpan nilai sejarah dan budaya yang kuat.
“Prosesi ini merupakan penghormatan terhadap sejarah, akar budaya, dan nilai-nilai luhur yang ada di Pariangan,” ujarnya.
Abdurrahman Hadi berharap semangat yang dibawa melalui kirab Api PORPROV dapat menjadi energi positif bagi para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas, persatuan, dan daya juang selama mengikuti kompetisi.
Ia juga berharap PORPROV XVI mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah, Sumatera Barat, hingga Indonesia.
Selain mendorong prestasi olahraga, penyelenggaraan PORPROV diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya melalui aktivitas selama rangkaian kegiatan berlangsung.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi olahraga, tetapi juga mampu mendorong perekonomian kabupaten, kota, dan Provinsi Sumatera Barat,” katanya.
Abdurrahman Hadi menambahkan, Kabupaten Tanah Datar siap mendukung pelaksanaan PORPROV XVI, termasuk menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga.
Di kesempatan yang sama, Adib Alfikri mengatakan pengambilan Api PORPROV di Pariangan merupakan tradisi yang memiliki nilai sejarah dalam perjalanan olahraga Sumatera Barat.
Ia menyebut prosesi serupa pernah dilaksanakan pada 2018 dan kembali digelar dalam rangkaian PORPROV XVI tahun 2026.
“Pariangan adalah kawasan yang bersejarah di Sumatera Barat. Karena itu, pengambilan api dari Pariangan merupakan bentuk penghormatan terhadap asal-usul dan tradisi yang ada di daerah ini,” tuturnya.
Menurut Adib, Api PORPROV juga merepresentasikan kebersamaan dan kekayaan budaya Sumatera Barat. Api tersebut dimaknai sebagai lambang semangat, daya juang, sportivitas, serta energi positif bagi seluruh insan olahraga.
Usai prosesi pengambilan, api dibawa oleh tim pembawa obor dalam kirab menuju Kabupaten Padang Pariaman untuk diinapkan sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Padang.
Adib turut mengingatkan seluruh tim pembawa obor agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kepada tim pembawa obor, kami berharap agar berhati-hati selama perjalanan dan tetap menjaga keselamatan,” pesannya.
Kirab Api PORPROV dari Nagari Tuo Pariangan menjadi salah satu rangkaian penting menuju pelaksanaan PORPROV XVI Sumatera Barat 2026, yang akan mempertemukan atlet-atlet dari 19 kabupaten dan kota.
Dari tanah yang sarat sejarah dan budaya Minangkabau, api tersebut membawa pesan tentang persatuan, semangat juang, dan sportivitas dalam menyambut pesta olahraga terbesar di tingkat Provinsi Sumatera Barat.—(yen)








