Ocit Abdurrosyid Siddiq menyoroti keterlambatan pencairan insentif guru honorer sekolah swasta di Banten menjelang Idulfitri dan mendesak pemerintah daerah segera memberikan kepastian.
Ocit Abdurrosyid Siddiq menyoroti keterlambatan pencairan insentif guru honorer sekolah swasta di Banten menjelang Idulfitri dan mendesak pemerintah daerah segera memberikan kepastian.
Berita Utama Lainnya
Headlines
Kategori: Opini
Tanah In Absentia: Ketika Orang Kampung Membeli Tanah di Kampung Sendiri, Mengapa Bisa Terkendala Aturan?
raktik hukum agraria di Indonesia, niat tersebut kadang berbenturan dengan aturan yang tidak banyak diketahui masyarakat, salah satunya mengenai tanah in absentia atau tanah absentee.
Menelusuri Asal-usul Nama Kabupaten Garut: Antara Legenda Lokal dan Pendekatan Toponimi Flora
Nama suatu daerah sering kali menyimpan jejak sejarah, kondisi lingkungan alam, serta budaya masyarakat yang mendiami wilayah tersebut. Dalam kajian sejarah dan kebudayaan, penelusuran asal-usul nama tempat dikenal sebagai toponimi, yakni studi mengenai penamaan geografis yang dapat merefleksikan kondisi alam, bahasa, maupun peristiwa sosial pada masa lalu.
Puasa Ramadan: Meneguhkan Kejujuran, Menuju Fitrah
“Puasa bersifat sangat personal. Tidak ada yang tahu seseorang benar-benar berpuasa kecuali dirinya dan Allah. Inilah latihan kejujuran paling hakiki. Jika seseorang mampu jujur dalam puasanya, ia sedang membangun fondasi moral untuk jujur dalam seluruh aspek kehidupan.
Wartawan sebagai Penyampai Dakwah: Perspektif UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Surat Al-Hujurat
Profesi wartawan tidak lagi sekadar menjadi penyampai kabar. Ia berada di garis depan peradaban informasi—membentuk opini, mengarahkan cara pandang publik, bahkan menentukan arah diskursus sosial. Bagi seorang muslim, tugas tersebut dapat dimaknai sebagai bagian dari dakwah: menyampaikan kebenaran dan mencegah kemudaratan akibat informasi yang keliru.
Ulil Albab dan Tanggung Jawab Akal: Jalan Manusia Menjadi Khalifah di Bumi
Di tengah zaman yang serba cepat, derasnya arus informasi, dan riuhnya perdebatan publik, manusia kerap terjebak dalam reaksi tanpa refleksi. Banyak orang berbicara, tetapi sedikit yang merenung. Banyak yang mengikuti arus, namun sedikit yang menimbang dengan akal sehat. Padahal, Islam sejak awal telah meletakkan fondasi peradaban di atas instrumen paling agung yang dianugerahkan Allah kepada manusia: akal.
Spirit Kepemimpinan Putri Karlina: Mengakui Kegagalan, Refleksi Integritas Wakil Bupati Garut
Media massa lokal di Garut, Jawa Barat dan medsos saat ini menyoroti dan ramai memberitakan ungkapan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, yang secara terbuka mengakui bahwa dirinya belum mampu menghadirkan perubahan signifikan selama satu tahun pertama masa kepemimpinannya.
Ironi Kebijakan Pendidikan: Guru Honorer Puluhan Tahun Mengabdi atau 32 Ribu PPPK Program MBG?
Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 yang membuka jalan bagi pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), unit pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk diangkat sebagai ASN PPPK. Bagi para guru honorer dan guru swasta yang telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun justru tanpa kepastian status. Kebijakan ini terasa sebagai ironi.
Di Antara Negara dan Adat: Mencari Kepastian Hukum Tanah Ulayat di Tanah Jawara Lebak, Banten Kidul
ratusan kasepuhan adat perwakilan masyarakat hukum adat, pejabat Kantor Pertanahan ATR/BPN, DPRD, akademisi, hadir dalam Focus Group Discussion (FGD) membahas satu tema yang tak pernah benar-benar selesai: kepastian hukum tanah ulayat dan adat.
Makna Hari Nasional Profesi di Tengah Keragaman Organisasi
Oleh: Ocit Abdurrosyid Siddiq Saya terbiasa memandang sebuah perkara tidak berhenti pada apa yang tampak (Baca Selengkapnya)
Krisis Iklim dan Nasib Masyarakat Adat: Saatnya Negara Mengesyahkan UU Masyarakat Adat
Krisis iklim kini menjadi tantangan nyata yang dihadapi Indonesia. Dampaknya semakin terasa melalui meningkatnya bencana hidrometeorologis, degradasi lingkungan, hingga eskalasi konflik agraria dan sumber daya alam, khususnya di wilayah adat.
Pengawasan Rakyat atas Fungsi Pengawasan Wakil Rakyat
Pada dasarnya, wakil rakyat—baik di DPR maupun DPRD—tidak bertindak sebagai pelaksana program pemerintah. Fungsi utama lembaga legislatif adalah sebagai pengawas dan mitra dalam perumusan kebijakan serta penganggaran. Sementara itu, pelaksanaan program sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah, yakni Presiden atau kepala daerah beserta jajarannya.
Seniman, Panggung, dan Kejujuran Nurani: Laku Seni Sunda di Tengah Pergulatan Hidup
Di tengah kehidupan masyarakat, seniman menempati ruang yang unik sekaligus mulia. Ia hadir sebagai penghibur, penutur kegelisahan, dan penjaga nilai-nilai kemanusiaan. Di atas panggung, seniman menghadirkan tawa dan keindahan. Namun di balik gemerlap itu, sering kali tersimpan pergulatan batin, persoalan keluarga, hingga tekanan ekonomi yang tidak ringan.
Cermin Retak di Lampu Merah
BERDIRI di persimpangan lampu merah kota-kota besar di Indonesia adalah cara tercepat membaca wajah asli pembangunan. Saat lampu menyala merah, sebuah drama sosial langsung terbentang: pengamen dengan gitar lusuh, manusia patung berwajah perak, anak-anak kecil menawarkan tisu, hingga orang-orang yang menyodorkan gelas plastik sambil melafalkan dalil agama. Di titik itulah, narasi besar tentang kemajuan ekonomi kerap runtuh tanpa perlawanan.
Kasepuhan Cicarucub: Menjaga Leuweung Titipan di Tengah Bayang-Bayang Tambang Emas Banten Kidul
Oleh: Ua Muhi Saridam Sambas (Penyiar Radio Panorama FM Muara Binuangeun) Pada pekan kedua Desember (Baca Selengkapnya)
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.















