Kapolres Tanah Datar Silaturahmi dengan LKAAM dan Ninik Mamak, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Kapolres Tanah Datar Silaturahmi dengan LKAAM dan Ninik Mamak, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Tanah Datar, Bantengate.id – Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K., menggelar silaturahmi bersama Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta Ninik Mamak se-Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan berlangsung di Auditorium UIN Mahmud Yunus Batusangkar Kampus II Cubadak, Kecamatan Lima Kaum, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Tanah Datar yang diwakili Kepala Dinas PMDPPKB, Drs. Herison, Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Prof. Delmus Punery Salim, Ketua LKAAM Tanah Datar Aresno Dt. Andomo, serta 75 Ketua KAN se-Kabupaten Tanah Datar dan unsur tokoh adat lainnya.

Dalam sambutannya, AKBP Nur Ichsan menyampaikan apresiasi atas peran aktif LKAAM dan Ninik Mamak dalam upaya pencegahan serta penanggulangan penyakit masyarakat (pekat), termasuk narkoba, LGBT, serta berbagai perilaku menyimpang yang dinilai meresahkan, khususnya di kalangan generasi muda.

“Peran Ninik Mamak masih sangat dihormati dan berpengaruh di tengah masyarakat, selain peran orang tua. Oleh karena itu, dalam penegakan hukum terkait penyakit masyarakat, pendekatan adat tetap kami kedepankan sebelum masuk ke proses hukum formal,” tegas Kapolres.

Ia menambahkan, apabila terdapat anak kemenakan yang tersangkut persoalan hukum, pihak kepolisian akan mengutamakan peran Ninik Mamak terlebih dahulu. Untuk itu, Polres Tanah Datar menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas agar aktif menjalin komunikasi dengan pemerintahan nagari, tokoh masyarakat, serta Ninik Mamak.

“Landasan kami adalah filosofi Adat Minangkabau, ABS-SBK (Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah). Ninik Mamak merupakan mitra strategis Polri dalam membangun daerah yang aman, beradat, dan berbudaya,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar yang diwakili Drs. Herison menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan silaturahmi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan tokoh adat dalam menjaga keharmonisan sosial di Luhak Nan Tuo Tanah Datar.

“Sinergi ini sangat penting untuk menciptakan kondisi sosial yang kondusif, aman, dan berlandaskan nilai-nilai adat serta budaya,” katanya.

Ketua LKAAM Tanah Datar, Aresno Dt. Andomo, menyambut baik pelaksanaan silaturahmi ini dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk terus bersinergi dengan Polres Tanah Datar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Momen ini menjadi sejarah baru, karena koordinasi berskala besar seperti ini baru pertama kali dilaksanakan oleh Kapolres. Ini langkah luar biasa,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya peran Ninik Mamak dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat melalui mekanisme adat, sebagaimana pepatah Minangkabau bajanjang naiak, batanggo turun, yakni penyelesaian masalah secara bertahap dan berjenjang.

“Penyelesaian secara kekeluargaan melalui sanksi adat dinilai efektif dalam menangani penyakit masyarakat seperti narkoba, perzinahan, dan LGBT, guna memberikan efek jera secara moral dan sosial,” tambahnya.

Kegiatan silaturahmi ini ditutup dengan pemberian penghargaan dari Kapolres Tanah Datar kepada sejumlah pihak sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menjaga stabilitas keamanan, di antaranya Wali Nagari Padang Magek atas inisiatif Kampung Bebas LGBT, Ketua LKAAM, Ketua KAN se-Tanah Datar, serta unsur masyarakat lainnya.

Diharapkan, kegiatan ini menjadi fondasi kuat bagi terciptanya situasi yang kondusif di Kabupaten Tanah Datar, di mana hukum negara, nilai-nilai Al-Qur’an, serta adat istiadat dapat berjalan seiring dan saling menguatkan. Acara dilanjutkan dengan sesi sosialisasi dan diskusi bersama seluruh peserta yang dipandu langsung oleh Kapolres Tanah Datar.— (yen)

Pos terkait