Bupati Tangerang Maesyal Rasyid: Q-IMPACT Bentuk Generasi Berakhlak Mulia dan Berkarakter Qurani

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid: Q-IMPACT Bentuk Generasi Berakhlak Mulia dan Berkarakter Qurani

Tangerang, BantenGate.id – Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri penutupan Quranic Impact Training (Q-IMPACT) Banten 2026 yang secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma, Minggu (26/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Menurut Maesyal Rasyid, penyelenggaraan Q-IMPACT merupakan ikhtiar positif untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan karakter yang kuat.

“Kegiatan ini merupakan ikhtiar yang sangat baik dalam memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun generasi yang tidak hanya berilmu tapi juga berakhlak mulia dan memiliki karakter yang kuat,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia menekankan bahwa kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak cukup diwujudkan melalui membaca maupun menghafalnya semata. Lebih dari itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, sikap jujur, amanah, adil, bekerja keras, penuh kasih sayang, serta memiliki kepedulian sosial merupakan implementasi nyata dari ajaran Al-Qur’an yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Yang jauh lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an hadir dalam kehidupan sehari-hari, menjadi pedoman dalam bersikap, bekerja, bermasyarakat, dan memberikan manfaat bagi sesama,” tegasnya.

Bupati menilai tantangan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan derasnya arus informasi saat ini menuntut lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki ketahanan moral dan spiritual. Oleh karena itu, kegiatan seperti Q-IMPACT dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan fisik, pembangunan infrastruktur, maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas dan akhlak yang baik.

“Pembangunan daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas akhlak, integritas, dan karakter masyarakatnya. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing dengan fondasi nilai-nilai religius, kebersamaan, dan gotong royong,” ungkapnya.

Pada akhir sambutannya, Maesyal berharap seluruh peserta Q-IMPACT dapat memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai sarana memperdalam pemahaman terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat semangat dakwah yang menyejukkan dan moderat.

Ia juga mengajak para peserta untuk menjadi teladan di tengah keluarga maupun masyarakat serta aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Qurani.

“Semoga kegiatan ini mampu melahirkan semakin banyak generasi yang mencintai Al-Qur’an, mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan, menjaga persatuan di tengah keberagaman, serta berkontribusi membangun Banten dan Indonesia yang lebih maju, harmonis, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Bupati juga berharap, setelah mengikuti Q-IMPACT, seluruh peserta dapat menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya, baik di keluarga maupun masyarakat, serta terus berperan aktif mendukung pembangunan daerah dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman, persatuan, dan semangat gotong royong. Dengan demikian, pelatihan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.–(red)

Pos terkait