Lebak, BantenGate.id — Peringatan ke-65 Hari Pramuka di Kabupaten Lebak, Banten, digelar di Alun-Alun Rangkasbitung, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran Gerakan Pramuka dari berbagai jenjang pendidikan, mulai sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK), baik negeri maupun swasta.
Peringatan yang berlangsung khidmat tersebut juga dirangkaikan dengan penganugerahan Pramuka Garuda kepada peserta didik yang dinilai memenuhi persyaratan dan standar kecakapan dalam Gerakan Pramuka.
Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Kalanganyar, Eli Imron, mengatakan peringatan Hari Pramuka merupakan agenda tahunan yang melibatkan anggota Pramuka dari seluruh wilayah Kabupaten Lebak.
Menurutnya, setiap sekolah mengirimkan peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Kecamatan Kalanganyar sendiri mengikutsertakan sekitar 300 peserta Pramuka dalam peringatan tahun ini.
“HUT Pramuka yang sekaligus gelaran acara penganugerahan Pramuka Garuda ini dilaksanakan dan diikuti oleh semua sekolah se-Kabupaten Lebak. Kecamatan Kalanganyar mengirimkan sekitar 300 peserta Pramuka,” kata Eli.

Ia menambahkan, Kecamatan Kalanganyar juga memperoleh penganugerahan Pramuka Garuda dalam rangkaian peringatan tersebut.
Eli menilai kegiatan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada aktivitas kelompok, tetapi memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kegiatan Pramuka, peserta didik dibekali nilai kemandirian, kedisiplinan, kepedulian, dan akhlak.
“Pramuka ini bukan sekadar tempat berkumpul anak-anak, namun Pramuka adalah tempat membentuk karakter anak dalam kemandirian dan lebih berakhlak,” ujarnya.
Menurut Eli, lingkungan kepramukaan juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk berinteraksi dan bersosialisasi dengan masyarakat. Pengalaman tersebut dinilai penting untuk membangun kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi serta memahami kehidupan sosial di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Untuk meningkatkan rasa atau jiwa sosial kepada anak agar lebih mengetahui tentang pergaulan dengan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” katanya.
Selain kemampuan bersosialisasi, anggota Pramuka juga didorong memiliki kepedulian terhadap sesama. Nilai tersebut menjadi bagian dari pembentukan karakter agar generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial.
“Juga diajarkan sikap peduli terhadap sesama,” imbuhnya.
Eli mengatakan pembentukan karakter tersebut semakin penting di tengah perkembangan zaman dan era globalisasi. Menurut dia, generasi muda perlu memiliki kemampuan beradaptasi sekaligus mempertahankan nilai solidaritas, kebersamaan, dan gotong royong.
Ia berharap anggota Pramuka di Kabupaten Lebak mampu menjadi generasi yang mandiri serta memiliki kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
“Harapan kami selaku pembina dan pembimbing, dalam menghadapi zaman, anak-anak Pramuka ini bisa lebih mandiri atau tidak mempunyai jiwa ketergantungan kepada orang lain,” pungkasnya.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kabupaten Lebak sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kembali peran Gerakan Pramuka dalam pendidikan karakter. Penganugerahan Pramuka Garuda diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk meningkatkan kemampuan, kedisiplinan, kemandirian, serta pengabdian kepada masyarakat.–(sunarya)








