Tangerang, BantenGate.id– Pemerintah Kabupaten Tangerang membuka peluang kerja sama pendidikan bertaraf internasional melalui kunjungan delegasi Dinas Pendidikan Kota Gwangmyeong, Korea Selatan, bersama Yayasan Dirgantara. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Rabu (1/7/2026), menjadi langkah awal penjajakan kolaborasi di bidang peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kapasitas guru, hingga pertukaran budaya dan pelajar.
Kunjungan tersebut dipandang bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya memperkuat diplomasi pendidikan di tengah tuntutan global yang semakin kompetitif. Pemerintah Kabupaten Tangerang menilai kolaborasi lintas negara menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia melalui pertukaran pengetahuan, teknologi, dan pengalaman pendidikan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi dari Kota Gwangmyeong. Menurutnya, kehadiran rombongan dari Korea Selatan merupakan kehormatan sekaligus peluang memperluas jejaring kerja sama internasional.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi. Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami dapat menerima kunjungan Bapak dan Ibu sekalian di Kabupaten Tangerang,” ujar Soma.
Ia menegaskan bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak lagi hanya berorientasi pada peningkatan capaian akademik. Dunia pendidikan juga dituntut mampu melahirkan generasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki karakter kuat, berpikiran global, sekaligus tetap menjunjung tinggi budaya dan identitas bangsa.

Menurut Soma, transformasi pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Tangerang terus melakukan berbagai pembenahan melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik, penguatan literasi dan numerasi, penyediaan sarana-prasarana pendidikan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran.
Namun demikian, ia mengakui bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan secara mandiri. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pendidikan dari luar negeri, menjadi faktor penting dalam mempercepat lahirnya inovasi pembelajaran.
“Kami memandang kunjungan ini sebagai ruang yang produktif untuk berbagi pengalaman mengenai inovasi pendidikan berbasis teknologi serta pengembangan profesionalisme tenaga pendidik,” katanya.
Soma berharap penjajakan tersebut dapat berkembang menjadi kerja sama konkret dalam bentuk pertukaran pengalaman antarsekolah, pengembangan kompetensi guru, pembelajaran kolaboratif, hingga pertukaran budaya antara Indonesia dan Republik Korea.
Ia menambahkan, pendidikan tidak hanya berfungsi mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga menjadi media membangun nilai toleransi, saling menghormati, dan memperkuat persahabatan antarbangsa. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Tangerang menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Dirgantara yang telah memfasilitasi pertemuan tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Kantor Dukungan Pendidikan Gwangmyeong, Mun Sang-myon, menyampaikan bahwa kunjungan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Kantor Pendidikan Gwangmyeong sebagai bagian dari penguatan hubungan pendidikan internasional.
Ia mengapresiasi sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Tangerang, termasuk jajaran perangkat daerah dan Yayasan Dirgantara yang telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan. Delegasi juga mengaku terkesan dengan antusiasme para siswa yang menyambut kedatangan mereka sejak pagi hari.
“Sambutan luar biasa dari para siswa memberikan kesan hangat dan mendalam bagi kami. Merupakan kehormatan besar dapat bertemu dengan para tokoh dan insan pendidikan yang luar biasa dalam kesempatan ini,” ujarnya.
Mun menjelaskan, Kantor Dukungan Pendidikan Gwangmyeong selama ini terus mendorong peserta didik untuk memiliki wawasan global melalui berbagai program internasional. Kunjungan ke Kabupaten Tangerang diharapkan menjadi pintu masuk bagi terbentuknya kerja sama pendidikan yang lebih luas dan berkelanjutan.
Meski kunjungan berlangsung saat sebagian besar siswa sedang menjalani masa liburan, delegasi tetap memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meninjau lingkungan pendidikan serta berdiskusi mengenai berbagai peluang kolaborasi yang dapat diwujudkan di masa mendatang.
“Peluang kerja sama ini kami harapkan menjadi langkah awal yang membuka kesempatan lebih luas bagi generasi muda kedua negara untuk saling belajar dan berkembang,” katanya.
Ke depan, Pemerintah Kota Gwangmyeong berharap hubungan pendidikan dengan Provinsi Banten, khususnya Kabupaten Tangerang, dapat berkembang lebih aktif melalui berbagai program pertukaran pendidikan, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, hingga kerja sama pengembangan sekolah yang mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan pendidikan di Indonesia maupun Korea Selatan.
Pertemuan tersebut sekaligus mencerminkan semakin terbukanya ruang kolaborasi internasional dalam sektor pendidikan. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan globalisasi, kerja sama lintas negara dinilai menjadi salah satu instrumen penting untuk memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan daya saing generasi muda, serta memperluas akses terhadap inovasi pembelajaran yang berkelanjutan.–(dimas)








