Tanah Datar, BantenGate.id – Kapolres Tanah Datar, AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto, memimpin aksi penanaman 1.000 pohon bersama ratusan mahasiswa, anggota Pramuka, dan masyarakat di Nagari Rambatan, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan bertema “Hijaukan Alam, Selamatkan Masa Depan” itu juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar Abdurrahman Hadi, unsur Kodim 0307/Tanah Datar, perwakilan perguruan tinggi, organisasi kepemudaan, serta jajaran Polres Tanah Datar.
Aksi penghijauan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus langkah mitigasi bencana, khususnya untuk mengurangi risiko erosi dan longsor di wilayah yang rawan bencana.
Kapolres Tanah Datar AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto mengatakan, menjaga kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian kita terhadap alam. Melalui penanaman 1.000 pohon ini, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang serta menjaga keseimbangan ekosistem,” ujarnya.
Menurutnya, di tengah meningkatnya ancaman bencana ekologis akibat berkurangnya tutupan lahan dan dampak perubahan iklim, penanaman pohon menjadi salah satu solusi sederhana yang memiliki manfaat besar bagi keberlangsungan kehidupan.
“Menanam pohon berarti menanam harapan. Pohon-pohon yang ditanam hari ini akan menjaga sumber air, mencegah erosi, mengurangi dampak perubahan iklim, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat,” katanya.
AKBP Nur Ichsan menegaskan, pelestarian lingkungan tidak hanya menjadi tugas pemerintah maupun aparat penegak hukum, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.
“Kalau bukan kita yang menjaga bumi ini, siapa lagi? Dan kalau bukan sekarang, kapan lagi? Lingkungan yang kita wariskan hari ini akan menentukan kualitas hidup anak cucu kita di masa depan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa dan anggota Pramuka dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian generasi muda menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Apresiasi serupa disampaikan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Sekretaris Daerah Abdurrahman Hadi yang mewakili Bupati Tanah Datar. Ia menilai, gerakan penghijauan yang diinisiasi Polres Tanah Datar merupakan contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Menurut Abdurrahman, ancaman perubahan iklim, bencana hidrometeorologi, serta berkurangnya kawasan hijau membutuhkan keterlibatan semua pihak, bukan hanya pemerintah.
“Gerakan ini menjadi pesan penting bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Apa yang dilakukan Polres Tanah Datar hari ini patut menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap pohon yang ditanam merupakan investasi bagi masa depan dan benteng alami untuk menjaga keseimbangan lingkungan.
“Kegiatan ini mengirimkan pesan kuat bahwa masa depan lingkungan tidak bisa ditunda. Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah benteng bagi alam di masa depan,” pungkasnya.—(yen)








