Jakarta, BantenGate.id – Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Viva Yoga Mauladi, menyatakan kesiapannya menjadi panelis dalam Debat Kandidat Calon Ketua Umum (Caketum) Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026 di Gelanggang Remaja Jakarta Selatan (GRJS) Bulungan.
Pernyataan tersebut disampaikan Viva Yoga usai menerima audiensi jajaran BM PAN di Kantor Kementerian Transmigrasi, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (14/6/2026).
Audiensi itu dihadiri Ketua Steering Committee (SC) Kongres VII BM PAN Abdul Munir, Ketua Organizing Committee (OC) Kongres VII BM PAN Muhammad Firman, Calon Ketua Umum BM PAN Maulana Muhammad, serta sejumlah pengurus dan panitia Kongres VII BM PAN.
Dalam kesempatan tersebut, Viva Yoga menilai debat kandidat menjadi bagian penting dari proses demokrasi organisasi. Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi ajang penyampaian visi dan misi, tetapi juga sarana mengukur kapasitas serta pemahaman para kandidat terhadap organisasi yang akan dipimpin.
“Yang terpenting, para calon ketua umum harus memahami dasar-dasar organisasi BM PAN, termasuk Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) sebagai pedoman dalam menjalankan organisasi,” ujar Viva Yoga.
Ia menegaskan, pemimpin organisasi kepemudaan harus memiliki pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai perjuangan, aturan organisasi, serta kemampuan menghadirkan gagasan yang relevan dengan tantangan zaman.
Sementara itu, Ketua SC Kongres VII BM PAN, Abdul Munir, menyatakan optimistis pelaksanaan Kongres VII BM PAN akan berlangsung secara demokratis dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi organisasi.
Menurutnya, para kandidat yang maju dalam bursa pencalonan merupakan kader-kader terbaik PAN yang memiliki pengalaman, kapasitas, dan keunggulan di bidang masing-masing.
“Setiap calon memiliki rekam jejak, pengalaman, dan keunggulan yang berbeda-beda. Karena itu, kami meyakini kontestasi dalam Kongres VII BM PAN akan berlangsung secara sehat, demokratis, dan penuh semangat persaudaraan untuk melahirkan pemimpin terbaik bagi organisasi,” kata Abdul Munir.
Audiensi antara jajaran BM PAN dan Wakil Menteri Transmigrasi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pertemuan ditutup dengan makan siang bersama sebagai bentuk penguatan silaturahmi serta komunikasi antara kader muda PAN dan para tokoh partai menjelang pelaksanaan Kongres VII BM PAN.–(ridwan)








