Tanah Datar, Bantengate.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program 80.000 Koperasi Merah Putih (KMP) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dukungan ini disampaikan Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, S.Psi, usai mengikuti peluncuran nasional KMP dan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-78 Tahun 2025 secara virtual di Aula Kantor Bupati, Senin (21/7/2025).
Menurut Wabup Ahmad Fadly, Program Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional yang diatur melalui Instruksi Presiden RI Nomor 9 Tahun 2025. Program ini bertujuan membangkitkan kembali ekonomi desa melalui koperasi modern sebagai pusat distribusi pangan murah dan pengendali harga kebutuhan pokok.
“Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah bergerak cepat dengan membentuk 75 Koperasi Merah Putih yang tersebar di 14 kecamatan. Kami juga telah melakukan sosialisasi kepada pihak nagari dan kecamatan untuk mempercepat pembentukan koperasi ini,” jelas Wabup Fadly.
Ia menambahkan, koperasi ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi di tingkat nagari, khususnya dalam pengelolaan bahan pokok murah, distribusi pangan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan.
Dalam sambutan virtualnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pendirian Koperasi Merah Putih bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan ekonomi berbasis komunitas. Program ini juga ditujukan untuk menciptakan kemandirian ekonomi, memperkuat ketahanan desa, dan mewujudkan swasembada pangan.
“Hari ini adalah hari bersejarah. Kita memulai langkah besar dengan konsep koperasi berbasis gotong royong. Dari ekonomi lemah, kita bangkit menjadi ekonomi kuat,” ujar Presiden Prabowo.
Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, melaporkan bahwa hingga pertengahan Juli 2025, sudah terbentuk 81.140 unit Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 80.048 koperasi telah berbadan hukum dan siap beroperasi.
“Koperasi ini bukan sekadar koperasi biasa, melainkan pusat layanan ekonomi rakyat di desa. Unit koperasi mencakup gerai sembako, layanan obat murah, klinik desa, simpan pinjam, logistik, serta sebagai penyalur bantuan pemerintah seperti PKH, gas dan pupuk bersubsidi,” jelas Budi Arie.
Peluncuran virtual tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Tanah Datar, para asisten, kepala OPD, camat, serta wali nagari se-Kabupaten Tanah Datar.--( kominfo/red)