Musyawarah Nagari Batipuah Ateh Susun RKP 2027, Wali Nagari Soroti Perbaikan Jembatan Sungai Maruok

Musyawarah Nagari Batipuah Ateh Susun RKP 2027, Wali Nagari Soroti Perbaikan Jembatan Sungai Maruok

Tanah Datar, BantenGate.id – Pemerintah Nagari Batipuah Ateh menggelar Musyawarah Nagari (Musna) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP (DU-RKP) Tahun 2028 di Aula Kantor Wali Nagari Batipuah Ateh, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Senin (29/6/2026).

Musyawarah tersebut menjadi forum strategis untuk menyusun arah pembangunan nagari sekaligus menghimpun aspirasi masyarakat sebagai dasar penyusunan program prioritas pada tahun mendatang.

Wali Nagari Batipuah Ateh, Ade Putra, SE., LN.P, dalam sambutannya memaparkan berbagai capaian pembangunan yang telah direalisasikan sepanjang tahun 2025. Menurutnya, pembangunan di nagari tersebut didukung oleh berbagai sumber pendanaan, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar hingga Dana Desa.

“Total anggaran pembangunan yang masuk ke Nagari Batipuah Ateh pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp2 miliar,” ujar Ade Putra.

Ia menjelaskan, selain dana pembangunan tersebut, Nagari Batipuah Ateh juga memperoleh sejumlah bantuan dari berbagai instansi. Di antaranya bantuan dari Kementerian PUPR sebesar Rp200 juta, bantuan Dinas Pertanian sebesar Rp300 juta, bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) senilai Rp27 juta untuk perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan ringan akibat badai pada tahun 2024, serta bantuan peralatan bagi pelaku UMKM dari Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian.

Tidak hanya sektor infrastruktur dan ekonomi, perhatian pemerintah juga menyentuh bidang sosial. Sebanyak 709 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan pangan dari Bulog berupa 1.418 karung beras dan minyak goreng untuk kebutuhan selama dua bulan.

Meski berbagai program pembangunan telah berjalan, Ade Putra menegaskan masih terdapat sejumlah kebutuhan mendesak yang memerlukan perhatian pemerintah, khususnya pembangunan kembali Jembatan Sungai Maruok di Jorong Sawah yang rusak akibat banjir lahar dingin pascaerupsi Gunung Marapi pada tahun 2024.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat vital bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi warga.

“Kami berharap perbaikan Jembatan Sungai Maruok segera terealisasi. Selain itu, usulan pengadaan mobil ambulans yang telah lama diajukan dan pernah dijanjikan langsung oleh Bupati kepada masyarakat Batipuah Ateh juga dapat menjadi perhatian pemerintah. Mengingat Nagari Batipuah Ateh merupakan daerah rawan bencana, kami berharap pada tahun 2027 perhatian pemerintah semakin besar terhadap kebutuhan masyarakat kami,” katanya.

Sementara itu, Ketua Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN) Batipuah Ateh, Sukirman, S.Pd, saat membuka Musyawarah Nagari secara resmi menegaskan bahwa Musna merupakan agenda penting dalam proses perencanaan pembangunan yang partisipatif.

Ia mengatakan, penyusunan RKP Nagari harus mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat serta menjadi pedoman pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

“Atas nama BPRN Batipuah Ateh, kami mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh undangan yang hadir dalam Musyawarah Nagari penyusunan RKP Tahun 2027 dan DU-RKP Tahun 2028 ini,” ujarnya.

Sukirman berharap seluruh unsur yang hadir dapat memberikan masukan konstruktif sehingga program yang disusun benar-benar menjadi prioritas pembangunan nagari pada tahun mendatang.

Musyawarah Nagari tersebut dihadiri oleh Tim Musna Kabupaten Tanah Datar, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH), Kasi PMD, Dinas PUPR, P3MD Kecamatan, unsur Forkopimca, UPT Puskesmas, UPT Sekolah, Pendamping Desa, Ketua LPM, Pengurus KDMP, BPRN, Kerapatan Adat Nagari (KAN), Ninik Mamak, Bundo Kanduang, unsur pemuda, serta perangkat Nagari Batipuah Ateh.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang melibatkan seluruh peserta. Dalam forum tersebut, berbagai usulan pembangunan dan aspirasi masyarakat dibahas sebagai bahan penyusunan RKP Nagari Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP Tahun 2028 agar pembangunan yang direncanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mendukung kemajuan Nagari Batipuah Ateh.–(murni yenti)

Pos terkait