Posyandu Mawar 3 Desa Sukamantri Wakili Kabupaten Tangerang, Lomba Tingkat Provinsi Banten

Posyandu Mawar 3 Desa Sukamantri Wakili Kabupaten Tangerang, Lomba Tingkat Provinsi Banten

Tangerang, BantenGate.id – Posyandu Mawar 3 di Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, menjalani verifikasi lapangan oleh Tim Penilai Lomba Posyandu Tingkat Provinsi Banten sebagai bagian dari evaluasi penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024, Rabu (22/7/2026).

Verifikasi tersebut menjadi tahapan penting dalam penilaian Posyandu yang kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga telah bertransformasi menjadi lembaga kemasyarakatan desa yang mengintegrasikan berbagai layanan dasar bagi masyarakat.

Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengapresiasi kesiapan Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama kader Posyandu dan masyarakat Desa Sukamantri dalam menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi.

Menurutnya, proses penilaian tidak semata-mata bertujuan menentukan pemenang lomba, tetapi juga menjadi sarana evaluasi untuk memperkuat kualitas pelayanan Posyandu di seluruh daerah.

“Penilaian ini menjadi sarana belajar bersama sekaligus memperkuat inovasi pelayanan enam SPM. Posyandu harus berfungsi optimal sebagai sarana pelayanan publik yang paling dekat dengan masyarakat,” ujar Tinawati.

Mewakili Bupati Tangerang, Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan dasar melalui penguatan fungsi Posyandu.

Ia menjelaskan, Posyandu Mawar 3 yang telah beroperasi sejak 2015 ditunjuk sebagai wakil Kabupaten Tangerang karena dinilai berhasil mengembangkan layanan dari sekadar penimbangan balita menjadi pusat pelayanan terpadu berbasis enam SPM.

“Posyandu Mawar 3 menjadi perwakilan Kabupaten Tangerang setelah berhasil mentransformasikan fungsi penimbangan balita menjadi pusat pelayanan terpadu enam SPM. Evaluasi ini memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh warga memperoleh akses layanan dasar secara merata,” kata Prima.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tangerang, Rismawati Maesyal Rasyid, menilai keberhasilan Posyandu tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, hingga organisasi kemasyarakatan serta partisipasi aktif warga.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan program Posyandu sekaligus mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Kerja sama lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberlanjutan Posyandu. Integrasi layanan enam SPM diharapkan mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Rismawati.

Dalam proses verifikasi, tim penilai meninjau enam lokasi yang menjadi bagian dari implementasi pelayanan terpadu di Desa Sukamantri. Lokasi tersebut meliputi Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan dasar bagi balita, ibu hamil, remaja hingga lansia, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu, Bank Sampah berbasis pemberdayaan masyarakat, Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling).

Selain melakukan penilaian, Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama sejumlah instansi juga menyerahkan berbagai bantuan stimulan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pelayanan Posyandu dan pemberdayaan masyarakat.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa menyerahkan dua unit puzzle edukatif kepada Ketua TP Posyandu Desa. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan memberikan benih kangkung dan sawi kepada kader Posyandu, sementara Dinas Kesehatan menyalurkan buku pedoman serta media sosialisasi kesehatan.

Bantuan lainnya berasal dari Dinas Sosial berupa satu unit kursi roda dan alat bantu jalan, Dinas Pendidikan yang memberikan 30 paket buku gambar beserta pensil warna, serta DP3AKKB yang menyalurkan 40 buku mewarnai untuk anak-anak PAUD.

BPBD Kabupaten Tangerang turut menyerahkan 10 pasang sepatu bot bagi kepala desa dan lurah, BKKBN memberikan 50 butir telur untuk kader Posyandu, sedangkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyalurkan 10 paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan tim penilai, dilanjutkan pembukaan, pemaparan profil dan inovasi Posyandu Mawar 3, peninjauan lapangan, hingga penyerahan bantuan secara simbolis.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur  Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Bappeda, Satpol PP, Camat Pasar Kemis bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Desa Sukamantri, UPT Puskesmas, KUA, MUI, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta para kader Posyandu Mawar.–(red)

Pos terkait