Jakarta, BantenGate.id – Musik kembali menjadi bahasa pemersatu bangsa dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Komando Daerah Militer (Kodam) VI/Mulawarman menggandeng Hei People Indonesia dan label musik Jwara Creative menghadirkan Singing Competition Paduan Suara dan Solo Vocalbertema “Teruslah Melangkah untuk Merah Putih”, sebuah ajang yang menggabungkan semangat nasionalisme, kreativitas, dan pencarian talenta muda Indonesia.
Kompetisi yang berlangsung mulai 27 Juli hingga 16 Agustus 2026 itu memiliki daya tarik tersendiri. Dua lagu ciptaan Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., yakni “Teruslah Melangkah” dan “Cinta Yang Harus Kumiliki”, ditetapkan sebagai lagu wajib pilihan yang harus dibawakan peserta.
Kehadiran dua karya tersebut menjadi warna baru dalam kompetisi musik bertema perjuangan. Di balik sosok seorang perwira tinggi TNI, Mayjen TNI Krido Pramono, menunjukkan sisi kreatifnya sebagai pencipta lagu yang menghadirkan pesan optimisme, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air melalui lirik dan melodi yang mudah diterima berbagai kalangan.
Lagu “Teruslah Melangkah” menjadi representasi semangat pantang menyerah dalam membangun bangsa, sedangkan “Cinta Yang Harus Kumiliki” menghadirkan pesan emosional mengenai kecintaan kepada Indonesia sebagai identitas yang harus dijaga oleh setiap generasi.
Tak hanya menjadi panggung kompetisi, penyelenggaraan ini juga diharapkan mampu memperkuat karakter kebangsaan melalui seni musik. Kodam VI/Mulawarman bersama Jwara Creative ingin membuktikan bahwa nilai-nilai patriotisme dapat disampaikan secara lebih dekat kepada generasi muda melalui karya musik yang inspiratif.
Lima Kategori Lomba

Kompetisi terbuka bagi peserta dari wilayah Balikpapan dengan berbagai jenjang pendidikan dan profesi. Kategori yang diperlombakan meliputi Paduan Suara SD, SMP/SMA, perguruan tinggi, serta Paduan Suara Satuan Kodam VI/Mulawarman.
Sementara kategori Solo Vocal terdiri atas Solo SD, SMP, SMA, dan Umum yang dapat diikuti masyarakat dari berbagai latar belakang profesi.
Selain membawakan lagu wajib bertema perjuangan seperti “Tanah Airku”, “Gebyar Gebyar”, “Rayuan Pulau Kelapa”, “Berkibarlah Benderaku”, dan “Nyiur Hijau”, seluruh peserta juga diwajibkan memilih salah satu lagu ciptaan Mayjen TNI Krido Pramono sebagai lagu pilihan.
Materi lagu tersebut dapat diunduh melalui QR Code yang disediakan panitia sehingga seluruh peserta memperoleh aransemen resmi yang sama.
Prestise kompetisi semakin meningkat dengan hadirnya sejumlah figur nasional sebagai dewan juri. Mereka adalah komedian sekaligus musisi Dodit Mulyanto, vokalis Prastiwi Dwiarti, penyanyi Shakirra Viers, musisi CongQ Perwira, dan pencipta lagu Ari Bias.
Dengan pengalaman panjang di industri musik Indonesia, para juri diharapkan mampu memberikan penilaian yang objektif sekaligus membimbing peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka.
Seleksi Bertahap hingga Grand Final
Babak penyisihan dilaksanakan secara daring mulai 27 Juli hingga 9 Agustus 2026. Peserta diwajibkan mengunggah video penampilan melalui media sosial dengan menandai akun resmi @kodam_mlw, @jwaracreative, dan @heipeopleindonesia.
Video dapat direkam menggunakan iringan alat musik, musik minus one resmi dari kanal YouTube Nada Jwara, maupun tanpa iringan musik, selama direkam menggunakan satu perangkat tanpa penyuntingan audio.
Peserta dengan nilai terbaik akan melaju ke babak semifinal yang berlangsung secara luring pada 12–13 Agustus 2026. Pada tahap ini, panitia menyediakan iringan piano dan musik minus one agar seluruh peserta memperoleh standar penampilan yang sama.
Puncak kompetisi akan digelar pada 16 Agustus 2026 melalui Grand Final. Enam finalis terbaik dari setiap kategori akan tampil di hadapan dewan juri dengan iringan piano maupun band yang telah dipersiapkan panitia.
Para pemenang akan memperoleh trofi dan berbagai hadiah sebagai bentuk apresiasi atas kemampuan vokal dan interpretasi mereka terhadap lagu-lagu perjuangan.
Musik sebagai Media Menanamkan Cinta Tanah Air
Lebih dari sekadar perlombaan menyanyi, ajang ini menjadi ruang kolaborasi antara seni, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan. Kodam VI/Mulawarman bersama Jwara Creative berharap kompetisi ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang musik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan rasa cinta terhadap Indonesia.
Melalui tema “Teruslah Melangkah untuk Merah Putih”, penyelenggara ingin mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan dengan cara yang kreatif, yaitu menyuarakan semangat perjuangan melalui nada dan lirik.
Sejalan dengan tagline “Nyanyikan Perjuanganmu, Gelorakan Semangat Bangsamu!”, kompetisi ini diharapkan menjadi salah satu ikon perayaan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI yang mampu menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya, menjaga persatuan, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap Merah Putih melalui kekuatan musik.—(Muhammad Fadhli)








