BANTENGATE.ID, LEBAK — Semangat kebersamaan dan gotong royong tampak hidup di Kampung Pamatang Salam, Desa Sukasenang, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten. Tanpa melakukan penggalangan dana di jalan raya, masyarakat setempat bergerak aktif secara swadaya untuk memperbaiki mushola di lingkungan mereka.
Kegiatan perbaikan tempat ibadah yang terletak di pinggir Jalan Raya Lebaksiuh–Pasarkupa, Km 4,5 ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari ketua RT, para pemuda, hingga pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat tampak bahu-membahu bekerja bersama warga.
Ketua DKM Kampung Pamatang Salam, Nurodin, menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak memungut sumbangan di jalan diambil demi menghormati para pengguna jalan agar tidak terganggu perjalanannya.
“Kami tidak memungut sumbangan di jalan, karena tidak ingin mengganggu perjalanan orang,” ungkap Nurodin.
Meski tidak menggunakan cara-cara yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, antusiasme warga ternyata sangat tinggi. Berbagai bentuk sumbangsih dari masyarakat Kampung Pamatang Salam dan sekitarnya mengalir dengan lancar, baik berupa dukungan materi maupun tenaga.
“Alhamdulillah, semuanya berpartisipasi dengan sukarela, baik memberikan dana maupun tenaga untuk memperbaiki mushola ini,” pungkasnya. (ua muhi sambas)








