Kapolda Sumbar Siap Perjuangkan Kesejahteraan 16 Guru Honorer SLB Kemala Bhayangkari

Kapolda Sumbar Siap Perjuangkan Kesejahteraan 16 Guru Honorer SLB Kemala Bhayangkari
Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H. bersama Bupati Tanah Datar, Eka Putra dan guru SLB Kemala Bhayangkari, Nagari Lubuk Jantan.--(Foto: yen)

Tanah Datar, BantenGate.id – Kapolda Sumatera Barat (Sumbar)  Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H., menyatakan siap memperjuangkan kesejahteraan 16 guru honorer Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari di Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar. Komitmen tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut, Senin (2/11/2026).

Kapolda menegaskan, aspirasi para tenaga pendidik, terutama terkait kebutuhan honor, akan diperjuangkan melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Menurutnya, dedikasi para guru SLB dalam mendidik anak-anak berkebutuhan khusus merupakan bentuk pengabdian kemanusiaan yang patut mendapatkan perhatian.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda kerja Kapolda Sumbar selama dua hari di Kabupaten Tanah Datar. Sebelumnya, Kapolda melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Mustaqin, Kubu Rajo, Kecamatan Lima Kaum, serta bertemu dengan pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, tokoh adat, dan tokoh agama di Mapolres Tanah Datar.

Dalam kunjungan ke SLB Kemala Bhayangkari, Kapolda didampingi Bupati Tanah Datar Eka Putra, Ketua Bhayangkari Polda Sumbar Ny. Betty Jawari, Kapolres Tanah Datar AKBP Marwan Fajrin, Ketua Bhayangkari Polres Tanah Datar Ny. Amy Marwan, serta sejumlah pejabat utama Polda Sumbar dan jajaran Polres Tanah Datar.

Kedatangan rombongan disambut hangat keluarga besar sekolah melalui penampilan kesenian para siswa. Meski memiliki kebutuhan khusus, mereka tampil penuh semangat dan memperlihatkan kemampuan serta potensi yang dimiliki.

Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi atas perhatian Kapolda Sumbar terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus. Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan motivasi sekaligus dukungan bagi para guru dan siswa.

Sementara itu, Ketua Komite SLB Kemala Bhayangkari Lintau Buo, Wasdian, menjelaskan bahwa saat ini sekolah tersebut menampung 90 siswa berkebutuhan khusus dengan dukungan 16 tenaga pendidik. Seluruh guru masih berstatus honorer.

Dari sisi pembangunan sarana dan prasarana, sekolah telah memperoleh bantuan revitalisasi senilai Rp815 juta dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Selain itu, terdapat bantuan dari Kapolri serta dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berupa hibah tanah seluas 1.000 meter persegi untuk pengembangan fasilitas sekolah, termasuk pembangunan asrama.

Meski demikian, menurut Wasdian, persoalan kesejahteraan guru masih menjadi kebutuhan yang mendesak.

“Untuk pembangunan fisik, alhamdulillah kami sangat terbantu. Namun, kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah dukungan untuk gaji guru honorer,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Jawari mengapresiasi pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari dan seluruh tenaga pendidik yang telah mengabdikan diri untuk mendidik anak-anak berkebutuhan khusus.

Menurutnya, menjadi pendidik di SLB bukan pekerjaan mudah karena membutuhkan kesabaran, ketulusan, dan keikhlasan yang luar biasa.

“Guru pendidik di SLB ini adalah pejuang kemanusiaan. Anak-anak yang dididik merupakan siswa-siswi luar biasa dengan keterbatasan masing-masing. Dedikasi ini sangat luar biasa dan patut kita apresiasi bersama,” ujarnya.

Kapolda kembali menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi para guru agar persoalan kesejahteraan mereka mendapat perhatian lebih baik dari pihak terkait.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar atas hibah tanah seluas 1.000 meter persegi untuk pembangunan asrama sekolah.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati Eka Putra dan jajaran yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan asrama. Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik antara Polri dan pemerintah daerah untuk kepentingan kemanusiaan,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda bersama Bupati dan rombongan turut meninjau kegiatan belajar mengajar, melihat fasilitas sekolah, serta menyerahkan bantuan sarana penunjang pendidikan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi para siswa, guru, dan pengurus SLB Kemala Bhayangkari untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memberikan kesempatan yang setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus dalam mengembangkan potensi dan meraih masa depan.

Usai mengunjungi SLB Kemala Bhayangkari, Kapolda bersama rombongan melanjutkan agenda dengan meninjau PAUD Bhayangkari di Nagari Pangian, Kecamatan Lintau Buo.

Sebelum kembali ke Padang, Kapolda juga menyempatkan diri mengunjungi Istano Basa Pagaruyung, salah satu ikon wisata budaya Kabupaten Tanah Datar.–(murni yenti)

Pos terkait