Bapperida Lebak Pantau Proyek Air Bersih, 65 Rumah Terlayani

Bapperida Lebak Pantau Proyek Air Bersih, 65 Rumah Terlayani

Lebak, BantenGate.id – Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak terus memantau pembangunan sarana air bersih dan sanitasi guna memastikan infrastruktur yang dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.

Hasil monitoring pada Jumat (16/10/2026) menunjukkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) jaringan perpipaan di Desa Mekaragung, Kecamatan Cibadak, telah rampung 100 persen. Fasilitas tersebut kini melayani 65 sambungan rumah warga.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (Infraswil) Bapperida Kabupaten Lebak, Teguh Eko Saputro, S.T., M.T., mengatakan monitoring dilakukan untuk mengevaluasi progres pekerjaan sekaligus memastikan kualitas dan fungsi infrastruktur yang telah dibangun.

“Pembangunan sarana air bersih dan sanitasi tidak cukup hanya selesai secara fisik. Kami juga memastikan fasilitas tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat, terpelihara, dan memberikan manfaat dalam jangka panjang,” ujar Teguh kepada media, Senin (26/10/2026).

Program yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Air Minum dan Sanitasi Tahun Anggaran 2026 itu meliputi pembangunan jaringan air minum di Desa Mekaragung serta tangki septik individual di Desa Mekaragung dan Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung.

Berdasarkan hasil pemantauan, pembangunan SPAM perpipaan di Desa Mekaragung telah selesai seluruhnya dan telah menjalani Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima sementara pekerjaan.

Sumber air yang digunakan berasal dari sumur bor. Berdasarkan hasil monitoring, air yang dihasilkan tampak jernih dengan debit yang dinilai memadai untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Jaringan perpipaan tersebut menjangkau 65 sambungan rumah, termasuk rumah warga yang berada di titik terjauh dan lokasi dengan elevasi tertinggi. Capaian ini menunjukkan bahwa jaringan telah menjangkau wilayah pelayanan yang menjadi sasaran pembangunan.

Meski pekerjaan fisik telah rampung, keberlanjutan layanan tetap memerlukan pengelolaan dan pemeliharaan agar fasilitas dapat berfungsi secara konsisten dalam jangka panjang.

Pembangunan Tangki Septik Masih Berlangsung

Selain memantau jaringan air minum, Bapperida Lebak mengevaluasi pembangunan tangki septik individual di dua desa. Di Desa Mekaragung, pembangunan 52 unit tangki septik individual telah mencapai sekitar 80 persen. Sejumlah unit di antaranya bahkan mulai dimanfaatkan oleh warga.

Sementara itu, pembangunan 56 unit tangki septik individual di Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, yang dikerjakan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), baru mencapai sekitar 40 persen.

Pekerjaan di Desa Banjarsari ditargetkan selesai dalam satu bulan ke depan. Karena itu, pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait diperlukan untuk memastikan penyelesaian pekerjaan sesuai target.

Teguh menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program air bersih dan sanitasi. Upaya tersebut diperlukan agar pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta fasilitas yang tersedia dapat dikelola secara berkelanjutan.

Selain mengevaluasi progres fisik, tim Bapperida juga mengidentifikasi sejumlah temuan teknis yang perlu ditindaklanjuti. Koordinasi selanjutnya akan dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), perangkat desa, ketua RT, dan ketua RW.

Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah pembentukan Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KP-SPAM). Kelompok ini diharapkan berperan dalam pengelolaan operasional, pemeliharaan jaringan, serta menjaga keberlangsungan layanan air minum setelah pembangunan selesai.

Pengelolaan yang baik dinilai penting agar infrastruktur yang dibangun melalui anggaran pemerintah tidak hanya berfungsi pada tahap awal, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Melalui pemantauan berkala dan koordinasi dengan berbagai pihak, Bapperida Lebak berharap pembangunan sarana air bersih dan sanitasi dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mendukung kesehatan warga.

Bapperida juga akan melanjutkan pemantauan terhadap pekerjaan yang masih berlangsung untuk memastikan penyelesaiannya sesuai target dan seluruh fasilitas yang dibangun dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Lebak.–(dian wahyudi)

Pos terkait