Lebak, BantenGate.id – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) melalui program GMBI Peduli – GMBI Cinta Merah Putih menggelar sunatan massal gratis bagi anak yatim dan dhuafa di Kabupaten Lebak, Banten.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung Selasa, 18 Agustus 2026, di Sekretariat LSM GMBI Distrik Lebak, Jalan Syeh Nawawi, Kampung Sukamaju RT 01/04, Desa Kaduagung Timur, Kecamatan Cibadak.
Program ini digelar sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mengisi momentum kemerdekaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Ketua GMBI Lebak, Ade Surnaga atau yang akrab disapa King Naga, mengatakan kegiatan tersebut semula menargetkan 100 peserta. Namun, pada pelaksanaannya sebanyak 40 anak hadir untuk mengikuti sunatan massal.
“Rencananya kami menyediakan peserta sunat sebanyak 100 orang, tetapi yang datang hanya 40 orang,” ujar Ade.
Menurutnya, kegiatan sosial tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan sunatan massal. GMBI Lebak membuka kesempatan bagi masyarakat kurang mampu yang ingin mengkhitankan anaknya untuk mendapatkan pelayanan melalui sekretariat GMBI.
“Kalau ada masyarakat yang kurang mampu dan ingin anaknya disunat, tinggal datang ke sekretariat kami dengan membawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),” katanya.
Ade menegaskan, GMBI akan terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak dan berbagai pihak dalam menjalankan kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kedepannya LSM GMBI akan terus bersinergi dengan Pemda dan pihak-pihak terkait,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pelayanan dari tenaga medis, pemeriksaan kesehatan, santunan, doa bersama, makanan dan minuman, serta bingkisan bagi anak yatim dan dhuafa. Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya PTKMI dan Arrba Store.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Endang Komarudin, mengapresiasi kepedulian GMBI yang diwujudkan melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kami dari Dinkes mengapresiasi program dari LSM GMBI yang peduli terhadap sosial, seperti acara sunatan massal yang dilakukan saat ini. Pihak Dinkes akan melayani masyarakat dengan seksama,” kata Endang.
Endang mengatakan, Dinas Kesehatan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap kegiatan sosial yang berkaitan dengan kesehatan.
Dalam pelaksanaan sunatan massal tersebut, menurut Endang, tenaga kesehatan telah memberikan pelayanan kepada sejumlah peserta.
“Alhamdulillah, kami tadi sudah menyunat 24 anak dari yang direncanakan 40 anak,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan melalui kolaborasi antara masyarakat, organisasi sosial, Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Lebak.
“Harapan kami ke depannya semua masyarakat bisa bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan Pemda, apalagi dalam hal sosial,” katanya.
Kegiatan GMBI Peduli tersebut menjadi salah satu bentuk peringatan kemerdekaan yang tidak sekadar bersifat seremonial. Melalui pelayanan sosial dan kesehatan, semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI diwujudkan dalam aksi nyata yang menyasar masyarakat yang membutuhkan.
Kolaborasi antara organisasi masyarakat dan pemerintah diharapkan dapat memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat Kabupaten Lebak.–(sunarya)








