Geliat Sport Tourism Menguat, Ratusan Pelari Ramaikan Road to Banten Marathon di Serang

Geliat Sport Tourism Menguat, Ratusan Pelari Ramaikan Road to Banten Marathon di Serang

Serang, BantenGate.id – Geliat sport tourism di Provinsi Banten terus menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari antusiasme ratusan peserta dalam ajang Road to Banten Marathon Vol. 2 Serang Raya 5K yang digelar di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Minggu (5/4/2026).

Kegiatan yang digagas Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Banten ini terlaksana melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Ajang tersebut menjadi salah satu upaya mendorong integrasi antara olahraga, pariwisata, dan ekonomi kreatif di daerah.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pengembangan sport tourism yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah, termasuk luar provinsi.

“Terima kasih kepada panitia penyelenggara. Kegiatan ini mampu meningkatkan sport tourism di Banten,” ujar Syaukani saat mewakili Gubernur Banten, Andra Soni.

Ia menambahkan, olahraga lari semakin diminati masyarakat seiring maraknya kegiatan serupa yang digelar, khususnya di wilayah Tangerang Raya dan Serang Raya.

“Kegiatan maraton sangat baik untuk meningkatkan kesehatan masyarakat serta mendorong pola hidup sehat,” katanya.

Selain berdampak pada kesehatan, ajang ini juga dinilai memberi kontribusi terhadap sektor ekonomi kreatif dan pariwisata. Kehadiran peserta dari luar daerah turut menggerakkan pelaku UMKM lokal.

“Kegiatan ini mampu mendatangkan peserta dari luar daerah hingga luar provinsi ke Kota Serang, sehingga berdampak pada sektor ekonomi kreatif dan pariwisata,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengajak masyarakat untuk rutin berolahraga. Ia mengaku masih aktif mengikuti berbagai ajang lari di sejumlah daerah.

“Kalau ingin menjadi pelari, kuncinya latihan, menjaga pola makan, dan menerapkan gaya hidup sehat,” katanya.

Ajang ini juga diwarnai partisipasi berbagai kalangan, termasuk peserta didik dari Sekolah Khusus (SKH) bernama Syahdan. Selain itu, peserta tertua berusia 72 tahun, Jangkung Edi, turut menjadi inspirasi dalam kegiatan tersebut.

Untuk kategori 5 kilometer, catatan waktu tercepat diraih Miktam, prajurit Yonif 320 Badak Putih Pandeglang asal Nusa Tenggara Timur, yang finis bersamaan dengan Viktor Alya, mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang asal Papua Pegunungan, dengan waktu 17 menit.

Pos terkait