Lebak, BantenGate.id – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Kampung Pasanggrahan, Desa Cikotok, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Jumat (30/10/2026).
Peristiwa tersebut menghanguskan dua unit rumah, satu warung makan, serta tiga unit sepeda motor. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp200 juta.
Berdasarkan keterangan warga yang menyaksikan kejadian, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, api pertama kali muncul dari sebuah warung makan yang berada di ujung bangunan bedeng milik seorang warga bernama Titin.
Saat kejadian, pemilik warung sedang pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan dagangan. Kebakaran diduga dipicu kompor yang lupa dimatikan sebelum ditinggalkan.
Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan rumah di sebelahnya karena posisi bangunan saling berdempetan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya menyelamatkan barang-barang berharga sekaligus melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
Laporan kebakaran selanjutnya disampaikan kepada petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Sektor Bayah.
Anggota Damkar tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) pukul 07.20 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Dalam proses penanganan, petugas menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi akses jalan menuju lokasi yang menanjak dan berkelok serta sulitnya memperoleh sumber air untuk pemadaman.
Setelah berjibaku selama beberapa jam, proses penanganan kebakaran akhirnya dinyatakan selesai pada pukul 10.45 WIB.
Selain dua unit rumah, satu warung makan, dan tiga sepeda motor, sejumlah barang lainnya turut terbakar, di antaranya laptop dan dokumen-dokumen penting milik korban.
Penanganan kebakaran melibatkan anggota Damkar Sektor Bayah, Koramil Bayah, Polsek Cikotok, Satpol PP Kecamatan, serta masyarakat setempat.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak, Iwan Darmawan mengatakan, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan penggunaan peralatan memasak dan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.
“Pastikan kompor benar-benar dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah menjadi salah satu langkah sederhana untuk mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Iwan.–(dian wahyudi)








