Tangerang, BantenGate.id– Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan bantuan sosial (bansos) melalui program Jaminan Sosial Keluarga yang bersumber dari APBD Provinsi Banten. Bantuan tersebut diberikan kepada 2.200 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tangerang.
Penyaluran bantuan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Senin (2/11/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 300 KPM dari Kecamatan Rajeg menerima bantuan secara simbolis.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Banten atas perhatian dan dukungan terhadap masyarakat Kabupaten Tangerang, khususnya kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan sosial.
Menurut Maesyal, program bantuan sosial Pemerintah Provinsi Banten sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperluas jangkauan perlindungan sosial bagi masyarakat rentan.
“Ini juga sama dengan program Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kami melengkapi program yang sudah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Banten. Kabupaten Tangerang juga memberikan bantuan kepada 4.000 masyarakat setiap tahunnya,” ungkap Maesyal.
Ia menjelaskan, bantuan dari Pemkab Tangerang menyasar sejumlah kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, di antaranya penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), anak yatim, serta janda yang membutuhkan dukungan pemerintah.
Maesyal menegaskan, pemberian bantuan sosial merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian dan perlindungan.
Komitmen tersebut, lanjutnya, akan terus dijalankan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Selain bantuan sosial, Pemkab Tangerang juga tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan pelaksanaan program pelayanan publik lainnya.
“Komitmen ini akan terus kita jalankan bersama Pak Gubernur. Mudah-mudahan ke depan, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, jumlah masyarakat yang menerima bantuan bisa terus kita tingkatkan, di samping itu, kita juga tetap menjalankan pembangunan infrastruktur dan program lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, penyaluran bantuan sosial tahap pertama tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia menjelaskan, Kecamatan Rajeg dipilih sebagai salah satu lokasi penyaluran untuk memastikan program bantuan dapat terlaksana sesuai perencanaan dan diterima oleh masyarakat yang berhak.
Andra Soni juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial harus dilakukan secara transparan tanpa adanya pemotongan dalam bentuk apa pun.
“Kami pastikan tidak ada satu rupiah pun potongan terhadap bantuan sosial ini. Kami berharap bantuan ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dan melaksanakan kegiatan sehari-harinya,” tegas Andra Soni.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program bantuan sosial Pemerintah Provinsi Banten saat ini telah menjangkau lebih dari 16.000 kepala keluarga.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Banten berencana meningkatkan jumlah penerima manfaat melalui penguatan koordinasi dan sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota serta pemerintah pusat.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan perlindungan sosial sehingga semakin banyak masyarakat yang memenuhi kriteria dapat menerima bantuan. Sinergi antara Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang diharapkan mampu meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.–(red)








