Serang, BantenGate.id – Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) terus memperkuat kapasitas dan profesionalisme dalam menjalankan misi kemanusiaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam pelatihan SPHERE Standards in Humanitarian Response Training yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 20–22 Oktober 2026.
Direktur Program dan Kemitraan LAZ Harfa, Imam Hidayat, mengatakan pelatihan tersebut menjadi kesempatan penting bagi timnya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memberikan respons kemanusiaan secara profesional, terukur, serta tetap menjunjung tinggi martabat masyarakat terdampak.
“Keikutsertaan kami dalam pelatihan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas kerja-kerja kemanusiaan. Kami ingin memastikan setiap bantuan yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan dilaksanakan secara bertanggung jawab,” ujar Imam Hidayat kepada media, Senin (2/11/2026).
Pelatihan yang diselenggarakan oleh SEAHUM (Southeast Asia Humanitarian Committee) tersebut diikuti para praktisi kemanusiaan dari sejumlah negara, antara lain Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Inggris, Mesir, dan Singapura.
Menurut Imam, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Caritas Australia dan Australian Aid, yang telah menjadi mitra LAZ Harfa sejak 2008.
Selama pelatihan, peserta mendalami The Humanitarian Charter atau Piagam Kemanusiaan yang menjadi landasan moral dan prinsip dalam pemenuhan hak-hak masyarakat terdampak bencana maupun krisis kemanusiaan.
Materi pelatihan juga mencakup penerapan standar minimum kemanusiaan dalam empat sektor utama. Pertama, WASH (Water, Sanitation, and Hygiene), yang berkaitan dengan pemenuhan akses air bersih, sanitasi, dan kebersihan.
Kedua, Food Security and Livelihood, yang berfokus pada ketahanan pangan dan pemulihan mata pencaharian. Ketiga, Shelter and Settlement, yang mencakup penyediaan hunian dan penataan permukiman. Keempat, Health Services, yang menitikberatkan pada pemenuhan akses terhadap layanan kesehatan.
Imam menjelaskan, pemahaman terhadap standar SPHERE sangat penting agar program kemanusiaan tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga memperhatikan kualitas pelayanan, ketepatan sasaran, akuntabilitas, serta hak-hak penerima manfaat.
“Melalui pelatihan intensif ini, kami berupaya memperdalam pemahaman mengenai pentingnya perencanaan bantuan yang berbasis kebutuhan serta pelaksanaan program yang transparan dan bertanggung jawab,” katanya.
Ia berharap penguatan kapasitas tersebut dapat menjadi bekal bagi LAZ Harfa dalam mengembangkan program kemanusiaan yang semakin berkualitas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Dengan semangat kolaborasi, kami berkomitmen memperkuat profesionalisme dalam kerja kemanusiaan agar setiap langkah yang dilakukan mampu menghadirkan manfaat nyata, menjaga kepercayaan, dan meluaskan dampak kebaikan,” tambah Imam.–(dian wahyudi)








