BAZNAS Tanah Datar Kumpulkan Rp12,13 Juta dari TASKA Batu Taba dalam 22 Hari

BAZNAS Tanah Datar Kumpulkan Rp12,13 Juta dari TASKA Batu Taba dalam 22 Hari

Tanah Datar, BantenGate.id – Program celengan Tanah Datar Sedekah Barokah (TASKA) yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanah Datar mendapat sambutan positif dari masyarakat. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh Selatan, dana infak dan sedekah yang terkumpul mencapai Rp12.133.000 dalam kurun waktu 22 hari.

Penyerahan dana tersebut berlangsung di Kantor Wali Nagari Batu Taba, Selasa (20/10/2026). Setoran diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Dr. Yasmansyah, M.Pd., didampingi Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Poppy Zonia, S.S.

Capaian tersebut menunjukkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program sosial berbasis infak dan sedekah melalui celengan TASKA. Dana yang dihimpun diharapkan dapat membantu warga yang membutuhkan, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial.

Wali Nagari Batu Taba, Destriyanto, S.Sos., NL.P., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya program tersebut. Menurutnya, gagasan pengumpulan sedekah melalui celengan telah lama direncanakan sebagai salah satu upaya membantu masyarakat di tingkat nagari.

“Alhamdulillah, kegiatan ini akhirnya terwujud. Sejak awal, kami ingin menghadirkan program yang bisa membantu masyarakat, terutama dalam urusan kesehatan, pendidikan, dan sosial,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program TASKA mengajak masyarakat menyisihkan sebagian rezeki melalui infak dan sedekah secara rutin. Nominal yang diberikan tidak harus besar, tetapi dilakukan bersama-sama agar manfaatnya dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, dengan Rp1.000 atau Rp2.000, kita bisa membantu saudara-saudara kita. Saat ada warga yang pergi ke rumah sakit atau membutuhkan bantuan untuk urusan lainnya, dana dari UPZ dapat dimanfaatkan sesuai ketentuan. Begitu juga untuk pendidikan, seperti membantu warga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan biaya komite atau UKT,” kata Destriyanto.

Ia menegaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) dan kesepakatan pengurus nagari bersama Kerapatan Adat Nagari (KAN) serta Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN).

Destriyanto juga menyampaikan bahwa kerja sama dengan BAZNAS diperlukan untuk memastikan pengumpulan dan pengelolaan dana infak, sedekah, dan zakat berjalan melalui lembaga yang berwenang.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tanah Datar, Dr. Yasmansyah, M.Pd., mengapresiasi partisipasi masyarakat Nagari Batu Taba. Ia menyebut dana yang terkumpul melalui TASKA dapat mendukung program sosial yang dijalankan di tingkat nagari melalui UPZ.

Menurut Yasmansyah, pada tahap awal setoran TASKA dari Nagari Batu Taba mencapai sekitar Rp5 juta. Dalam waktu 22 hari, jumlah tersebut meningkat menjadi Rp12.133.000.

“BAZNAS Tanah Datar terus menggerakkan celengan TASKA sebagai gerakan berbagi untuk kebaikan. Hasil pengumpulan ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung program wali nagari dan UPZ, termasuk membantu kebutuhan masyarakat, seperti operasional ambulans bagi warga lanjut usia,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Ia menjelaskan, berdasarkan kesepakatan pengelolaan yang diterapkan di Nagari Batu Taba, sebanyak 80 persen dana dikembalikan untuk mendukung program wali nagari dan UPZ setempat. Selanjutnya, 7 persen dialokasikan untuk hak amil dan operasional UPZ, sedangkan 13 persen digunakan untuk kebutuhan BAZNAS, termasuk pengadaan celengan dan keperluan terkait lainnya.

Yasmansyah berharap mekanisme tersebut dapat menjaga keberlanjutan program sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal terbesar kami. BAZNAS Tanah Datar berkomitmen mengelola amanah ini dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Ia juga berharap keberhasilan pengumpulan TASKA di Nagari Batu Taba dapat menjadi inspirasi bagi nagari lain di Kabupaten Tanah Datar untuk mengembangkan gerakan sedekah secara rutin dan terorganisasi.

Melalui program TASKA, BAZNAS Tanah Datar bersama pemerintah nagari dan UPZ berupaya memperkuat kepedulian sosial masyarakat. Dana yang dihimpun dari sumbangan kecil secara bersama-sama diharapkan menjadi salah satu sumber dukungan bagi warga yang membutuhkan bantuan di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan sosial-ekonomi.--(murni yenti)

Pos terkait