Bupati Tangerang Pastikan TPA Jatiwaringin 100 Persen Bebas Api, Pemkab Siapkan PLTSa

Bupati Tangerang Pastikan TPA Jatiwaringin 100 Persen Bebas Api, Pemkab Siapkan PLTSa

Tangerang, BantenGate.id– Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin telah berhasil ditangani sepenuhnya. Berdasarkan hasil pemantauan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), lokasi tersebut kini dinyatakan 100 persen bebas dari api maupun asap.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat melaksanakan kegiatan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Darurrohman, Desa Rajeg Mulya, Kecamatan Rajeg, Jumat (10/7/2026).

Di hadapan jamaah, Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kebakaran TPA Jatiwaringin. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak, termasuk masyarakat, yang telah memberikan doa dan dukungan selama proses penanganan berlangsung.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang memohon maaf kepada seluruh masyarakat atas musibah kebakaran TPA Jatiwaringin yang sempat mengganggu aktivitas warga. Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh tim gabungan serta doa masyarakat, per tadi malam BNPB menyatakan TPA Jatiwaringin sudah 100 persen bebas dari api dan asap,” ujar Maesyal.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyosialisasikan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan TPA Jatiwaringin. Menurutnya, proyek tersebut menjadi solusi jangka panjang dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern, aman, dan ramah lingkungan.

Ia menjelaskan, melalui teknologi PSEL, sampah yang masuk akan diolah secara bertahap menjadi energi listrik sehingga tidak lagi menumpuk dan membentuk gunungan sampah seperti kondisi saat ini.

“Ke depan, kita akan membangun sistem pengolahan sampah menjadi energi listrik. Sampah yang masuk akan diproses secara bertahap sehingga tidak terus menumpuk. Ini menjadi solusi agar TPA Jatiwaringin lebih aman, bersih, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas memulung di area TPA Jatiwaringin. Menurutnya, kondisi lokasi masih berisiko dan berpotensi membahayakan keselamatan.

“Saya mengingatkan kepada masyarakat agar sementara waktu tidak beraktivitas di atas TPA karena kondisinya masih berbahaya. Mari kita bersama-sama menjaga TPA Jatiwaringin agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tegasnya.

Dalam kegiatan Jumling tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang turut menyalurkan bantuan untuk Masjid Darurrohman sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan. Selain itu, paket sembako juga diserahkan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak kebakaran TPA Jatiwaringin.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Rajeg Mulya yang terdampak asap kebakaran, Indriani, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Tangerang beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang atas respons cepat yang diberikan sejak awal kejadian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang dan seluruh jajaran yang sejak hari pertama selalu berada di lokasi, memantau langsung penanganan kebakaran dan memastikan warga tetap aman. Seluruh bantuan yang diberikan, mulai dari tim kesehatan yang siaga di pengungsian hingga petugas yang berkeliling memeriksa kesehatan warga dari rumah ke rumah. Bapak Bupati selalu hadir dan memperhatikan masyarakat,” ungkap Indriani.–(red)

Pos terkait