Tangerang, BantenGate.id– Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung dua rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di Kampung Kali Asin, Desa Kali Asin, Kecamatan Sukamulya, Selasa (21/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat sehingga warga segera memiliki hunian yang aman, sehat, dan layak.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Sukamulya, serta pemerintah desa. Dua rumah yang menjadi sasaran program bantuan Pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut merupakan milik Suwaan dan Nawis yang lokasinya berdampingan.
Bupati Maesyal mengatakan, pemerintah daerah sengaja turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi rumah warga sekaligus memastikan bantuan dapat segera direalisasikan sesuai kebutuhan.
“Hari ini saya datang ke Desa Kali Asin bersama tim, OPD, camat, dan pemerintah desa untuk melihat langsung kondisi rumah Pak Suwaan. Insya Allah rumah ini akan segera kita perbaiki. Isi rumah yang memang diperlukan juga akan kita bantu,” ujar Maesyal.
Menurutnya, kondisi rumah Suwaan sangat memprihatinkan dan sudah tidak layak dihuni. Karena itu, selain membangun kembali rumah tersebut, pemerintah juga akan membantu sejumlah kebutuhan dasar keluarga agar mereka dapat kembali tinggal dengan lebih nyaman.
Pada kesempatan yang sama, Maesyal juga menginstruksikan agar pembangunan rumah milik Nawis segera dimulai pada hari itu. Ia menargetkan proses pembangunan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga minggu hingga satu bulan.
“Rumah Ibu Nawis hari ini mulai kita bangun. Mudah-mudahan dalam waktu tiga minggu sampai satu bulan sudah selesai. Yang kita bangun adalah rumah yang sehat dan memenuhi standar sehingga bisa ditempati dengan nyaman oleh keluarga. Harapannya, mereka tidak lagi khawatir rumah bocor saat musim hujan,” katanya.
Ia menegaskan, program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui program tersebut, pemerintah ingin memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang memenuhi standar kesehatan dan keselamatan.
“Program ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah daerah. Kami akan terus hadir kepada masyarakat untuk memastikan warga yang rumahnya tidak sehat dan tidak layak, kita bantu agar rumahnya bisa layak dan nyaman ditinggali,” tegasnya.
Program RTLH sendiri menjadi salah satu upaya Pemkab Tangerang dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penyediaan hunian yang layak. Selain memperbaiki kondisi fisik rumah, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan, keamanan, serta kesejahteraan keluarga penerima manfaat.
Kehadiran Bupati beserta jajaran pemerintah daerah disambut haru oleh para penerima bantuan. Suwaan mengaku tidak menyangka rumahnya akan mendapat perhatian langsung dari pemerintah daerah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah datang langsung melihat kondisi rumah kami. Alhamdulillah rumah kami akan dibangun sehingga nanti keluarga kami bisa tinggal dengan lebih nyaman dan aman,” ucapnya.
Rasa syukur juga disampaikan Nawis, warga lanjut usia yang rumahnya telah ambruk. Ia mengaku lega karena pembangunan rumahnya langsung dimulai setelah mendapat perhatian dari pemerintah.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Saya tidak menyangka rumah saya bisa dibangun. Semoga pembangunan berjalan lancar dan menjadi berkah bagi keluarga kami,” tuturnya.
Dengan percepatan pembangunan dua RTLH tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap masyarakat penerima manfaat dapat segera menempati rumah yang lebih layak sehingga memiliki kualitas hidup yang lebih baik sekaligus terbebas dari risiko hunian yang membahayakan keselamatan.–(red)








