Enam Peserta Didik MI Qolbun Salim Unjuk Bakat di Lomba Seni Keagamaan Manahijussadat

Enam Peserta Didik MI Qolbun Salim Unjuk Bakat di Lomba Seni Keagamaan Manahijussadat
Enam peserta didik Madrasah Ibtidaiyah (MI) Qolbun Salim, saat mengikuti Lomba Seni Keagamaan di Ponpes Manahijussadat.--(Foto: Helli)

Lebak, BantenGate.id — Enam peserta didik Madrasah Ibtidaiyah (MI) Qolbun Salim mengikuti ajang Lomba Seni Keagamaan yang digelar Pondok Pesantren Manahijussadat di Serdang, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Milad ke-30 Pondok Pesantren Manahijussadat. Ajang ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, keberanian, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.

Kepala MI Qolbun Salim, Sopi Nuraini, mengatakan keikutsertaan peserta didiknya dalam perlombaan tersebut mendapat antusiasme tinggi. Menurutnya, kompetisi bukan semata-mata tentang meraih juara, tetapi juga menjadi sarana bagi anak untuk belajar berani tampil, berproses, dan mengembangkan kemampuan.

“Alhamdulillah, ananda tercinta kami sangat berantusias untuk mengikuti ajang perlombaan. Dengan adanya ajang ini, semoga menjadi wadah fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan dan melejitkan potensi peserta didik,” tutur Sopi.

Dalam ajang Seni Keagamaan tersebut terdapat tiga kategori perlombaan, yakni lomba mengumandangkan azan, Musabaqah Hifzil Quran (MHQ), dan Dakwah Cilik.

Pada kategori azan, MI Qolbun Salim mengikutsertakan Abidzar Fatwa Rafardhan dari kelas III dan M. Barik Akmal Romdoni dari kelas VI. Sementara pada kategori MHQ, peserta yang mewakili MI Qolbun Salim yakni M. Masjidil Harom dari kelas VI dan M. Syahril Ambiya dari kelas IV. Sedangkan, untuk kategori Dakwah Cilik diikuti Hana Azzahra Adha dari kelas IV dan Azqiara Rahma Nisya dari kelas V.

Sopi menjelaskan, persiapan mengikuti perlombaan dilakukan melalui proses pembinaan yang melibatkan guru dan orang tua. Sinergi tersebut dinilai penting karena pendidikan anak tidak hanya berlangsung di lingkungan sekolah, tetapi juga berlanjut melalui pendampingan keluarga di rumah.

“Kami berharap sinergi dan support guru dan orang tua tetap terjaga untuk kebaikan kita semua, terutama untuk anak-anak, karena setiap proses pembelajaran di sekolah tidak terlepas dari bimbingan orang tua di rumah,” ujar salah seorang guru MI Qolbun Salim.

Keikutsertaan dalam kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter. Anak-anak tidak hanya dilatih menguasai materi keagamaan, tetapi juga belajar disiplin dalam berlatih, percaya diri ketika tampil di depan umum, serta menghargai peserta lain.

Rangkaian lomba berlangsung meriah dengan diikuti peserta didik dari berbagai wilayah. Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Lebak, tetapi juga datang dari luar daerah, di antaranya Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Tangerang.

“Kalau saya lihat daftar pesertanya, banyak yang dari dekat sini, tetapi banyak juga yang datang dari jauh,” tutur guru MI Qolbun Salim.

Puluhan peserta tercatat mengikuti masing-masing kategori perlombaan. Mereka tampil dengan kemampuan terbaik setelah melalui proses latihan dan pembinaan masing-masing.

Bagi MI Qolbun Salim, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan para peserta didiknya. Apapun hasil yang diperoleh, keberanian untuk tampil dan mengikuti proses kompetisi dinilai sebagai pencapaian tersendiri.

“Masya Allah, pesertanya sangat banyak. Semua peserta tampil sangat maksimal. Kalian semua adalah juara. Jadikan pengalaman ini sebagai guru terbaik, karena tidak semua orang bisa mengalaminya. Tetap semangat, semoga di ajang berikutnya semakin melejitkan lagi,” pungkas Sopi Nuraini.

Keikutsertaan enam peserta didik MI Qolbun Salim dalam Lomba Seni Keagamaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan. Pengalaman tampil dan berkompetisi diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan sekaligus mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.–(Helli Aisyah)

Pos terkait