Taburan Tokoh Nasional Hadiri Pengukuhan DPP ABPEDNAS 2025–2031, Jaksa Agung Tekankan Akuntabilitas Desa

Taburan Tokoh Nasional Hadiri Pengukuhan DPP ABPEDNAS 2025–2031, Jaksa Agung Tekankan Akuntabilitas Desa

Tangerang – Pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) periode 2025–2031 berlangsung khidmat dan meriah pada Jumat (12/12/2025) di Tangerang. Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) ABPEDNAS 2025 yang mengusung tema “Penguatan Peran BPD dalam Mewujudkan Desa Maju, Jaga Desa Indonesia Maju.”

Acara pengukuhan dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) Yandri Susanto, serta jajaran pimpinan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina DPP ABPEDNAS. Dalam sambutannya, Jaksa Agung menekankan pentingnya peran strategis Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

“Penguatan desa merupakan investasi jangka panjang bagi bangsa. BPD harus menjadi garda terdepan dalam memastikan pemerintahan desa berjalan transparan, akuntabel, dan berpihak kepada rakyat,” tegas Jaksa Agung.

Selain itu, Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) Prof. Reda Manthovani juga dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS. Ia menyatakan komitmen Kejaksaan untuk mendampingi ABPEDNAS dalam menjalankan fungsi pengawasan dan kemitraan sesuai koridor hukum dan etika.

“Desa yang kuat membutuhkan kelembagaan yang kuat. Kami siap mendampingi ABPEDNAS agar fungsi pengawasan dan kemitraan berjalan profesional serta berintegritas,” ujar Prof. Reda.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan dukungan penuh Kemendagri terhadap penguatan peran BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa. Sementara itu, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto mendorong ABPEDNAS menjadi motor penggerak pembangunan dan kebangkitan ekonomi desa di seluruh Indonesia.

Suasana Rapimnas semakin semarak dengan pantun yang disampaikan Sekretaris Jenderal ABPEDNAS, Aditya Yusma, yang menekankan semangat gotong royong dalam menjaga desa dan Indonesia. Selain itu, ia juga memperkenalkan program kreatif pengawasan desa melalui lomba film pendek bertema “Jaksa Garda Desa” dengan total hadiah ratusan juta rupiah.

Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Indra Utama, menyampaikan bahwa pengukuhan Jaksa Agung dan JAM Intel merupakan amanah besar untuk membangun BPD yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing nasional. Ia menambahkan, komposisi kepengurusan ABPEDNAS yang melibatkan ulama, akademisi, politisi, praktisi, hingga kalangan seniman mencerminkan wajah organisasi yang inklusif dan representatif.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, musisi nasional Charlie Van Houten turut dikukuhkan sebagai Duta Jaksa Jaga Desa. Dengan kepengurusan baru ini, ABPEDNAS berkomitmen mengimplementasikan hasil Rapimnas, khususnya dalam penguatan kelembagaan BPD, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta sinergi nasional bersama Kemendagri, Kemendes PDTT, dan Kejaksaan Agung RI. (Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Pos terkait