20 UMKM Lebak Tampilkan Produk Unggulan di Jawara UMKM Banten 2026

20 UMKM Lebak Tampilkan Produk Unggulan di Jawara UMKM Banten 2026

Cilegon,Bantengate.id – Sebanyak 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Lebak memamerkan produk unggulan daerah dalam ajang Jawara UMKM Provinsi Banten 2026. Kegiatan yang berlangsung di Alun-Alun Kota Cilegon pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas promosi sekaligus menjangkau pasar yang lebih luas.

Keikutsertaan UMKM Lebak dalam kegiatan tersebut difasilitasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan usaha lokal dan penguatan ekonomi kreatif.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, S.IP., M.Si., turut hadir untuk memberikan dukungan kepada para pelaku usaha yang mengikuti pameran tersebut.

Imam mengatakan, sebanyak 20 peserta dari Kabupaten Lebak membawa beragam produk unggulan yang mencerminkan potensi ekonomi kreatif daerah. Produk yang ditampilkan meliputi sektor kriya, fesyen, serta kuliner atau makanan.

“Sebanyak 20 peserta yang dikirimkan menampilkan beragam produk dari sektor kriya, fashion, serta kuliner atau makanan. Keikutsertaan mereka diharapkan dapat memperluas jejaring usaha, meningkatkan daya saing produk, dan membuka peluang pasar baru,” ujar Imam,  Sabtu (31/10/2026).

Menurutnya, keikutsertaan dalam pameran tingkat Provinsi Banten tersebut tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan produk, tetapi juga kesempatan bagi pelaku UMKM untuk membangun relasi bisnis, bertukar pengalaman, serta melihat perkembangan pasar dan persaingan usaha.

Dukungan terhadap partisipasi UMKM Lebak juga disampaikan Ketua Lebak Ekonomi Kreatif (Leekraf), Andi Yuliandi. Ia mengapresiasi kehadiran para pelaku usaha lokal yang membawa produk unggulan Kabupaten Lebak dalam ajang tersebut.

“Luar biasa, Lebak Ruhay,” ungkap Andi Yuliandi.

Event Jawara UMKM Provinsi Banten 2026 berlangsung selama tiga hari dan menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha dari berbagai daerah di Provinsi Banten. Melalui kegiatan ini, produk lokal berkesempatan dikenal lebih luas oleh masyarakat sekaligus membuka peluang kolaborasi antarpelaku usaha.

Pemerintah Kabupaten Lebak berharap partisipasi 20 UMKM tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha lokal, terutama dalam memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk.

“Partisipasi UMKM Lebak diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga membuka peluang kolaborasi dan mendorong produk lokal semakin dikenal serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Imam.

Melalui keikutsertaan dalam Jawara UMKM Banten 2026, potensi produk unggulan Kabupaten Lebak diharapkan semakin dikenal, sekaligus memperkuat kontribusi sektor UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.--(dian wahyudi)

Pos terkait