Tangerang, BantenGate.id — Program Beasiswa Tangerang Gemilang yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang membuka akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu. Tahun ini, program tersebut memberikan manfaat kepada 1.075 mahasiswa, mulai dari mahasiswa baru, mahasiswa aktif, hingga mahasiswa semester akhir, agar mereka tetap dapat melanjutkan pendidikan dan mengejar cita-cita.
Dari ribuan penerima manfaat tersebut, terdapat kisah Siti Fadila atau Dila, mahasiswa asal Kecamatan Rajeg yang kini menempuh pendidikan di Universitas Prasetiya Mulya, jurusan Product Design Innovation. Bagi Dila, Beasiswa Tangerang Gemilang bukan hanya bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menjadi jalan untuk mewujudkan cita-citanya menjadi seorang desainer.
Kesempatan itu datang ketika Dila sempat kebingungan menentukan perguruan tinggi yang akan dipilih. Setelah mencoba mendaftar ke sejumlah kampus namun belum mendapatkan kesempatan, informasi mengenai Beasiswa Tangerang Gemilang akhirnya ia peroleh dari gurunya.
“Saya sangat terbantu dengan adanya program Beasiswa Tangerang Gemilang. Sebelumnya saya sempat bingung mendaftar kuliah di mana, sampai akhirnya mendapat informasi dari guru dan alhamdulillah bisa mendapatkan beasiswa ini,” ungkap Dila saat mengikuti kegiatan Orientasi dan Pembekalan Penerima Beasiswa Tangerang Gemilang di Hotel Yasmin, Kecamatan Curug, Selasa (1/9/2026).

Tahun ini, penerima Beasiswa Tangerang Gemilang terdiri atas 417 mahasiswa baru, 604 mahasiswa aktif, dan 54 mahasiswa semester akhir. Komposisi tersebut menunjukkan cakupan program yang tidak hanya menyasar calon mahasiswa, tetapi juga membantu mahasiswa yang tengah menjalani pendidikan hingga menyelesaikan masa studinya.
Bagi Pemkab Tangerang, program tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperluas kesempatan masyarakat berpenghasilan rendah mendapatkan pendidikan tinggi. Dukungan biaya pendidikan diharapkan dapat mengurangi hambatan ekonomi sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia Kabupaten Tangerang yang lebih berkualitas.
Di tengah angka 1.075 penerima manfaat itu, setiap mahasiswa membawa cerita dan cita-citanya masing-masing. Dila, misalnya, memilih bidang desain karena kecintaannya terhadap gambar yang telah tumbuh sejak kecil.
“Sejak kecil saya memang bercita-cita menjadi desainer. Saya juga suka menggambar dan ingin mendalami ilmu desain. Karena itu, saya merasa jurusan ini sesuai dengan minat dan cita-cita saya,” tuturnya.
Dila berharap pendidikan yang diperolehnya melalui kesempatan tersebut kelak dapat menjadi bekal untuk menghasilkan karya sekaligus memberikan kontribusi bagi Indonesia. Menurutnya, kebutuhan terhadap bidang desain akan terus berkembang seiring perubahan zaman.
“Harapan saya bisa menjadi desainer yang baik dan berkontribusi untuk negara. Menurut saya, desain akan semakin dibutuhkan di masa depan, sehingga saya ingin ilmu yang saya dapat bisa memberikan manfaat bagi Indonesia,” ujarnya.
Cerita Dila juga dirasakan Rifka Nesa Wijaya atau Nesa, mahasiswa asal Kecamatan Sepatan yang mengambil jurusan dan perguruan tinggi yang sama. Sebagai penerima Beasiswa Tangerang Gemilang, Nesa menilai program tersebut memberikan dukungan penting bagi mahasiswa untuk tetap melanjutkan pendidikan tinggi.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas dukungan yang diberikan.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Tangerang atas beasiswa yang telah diberikan. Program ini sangat membantu kami untuk melanjutkan kuliah dan mengejar cita-cita. Saya berharap program ini terus berjalan karena masih banyak yang membutuhkan,” ungkap Nesa.
Program Beasiswa Tangerang Gemilang merupakan bantuan biaya pendidikan tinggi bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau keluarga kurang mampu. Melalui program ini, Pemkab Tangerang berupaya mendorong pemerataan akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Tangerang bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta, di antaranya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Prasetiya Mulya, Swiss German University (SGU), serta sejumlah perguruan tinggi lainnya di wilayah Tangerang Raya.
Bagi Dila dan Nesa, keberadaan Beasiswa Tangerang Gemilang memberi makna yang lebih besar daripada sekadar bantuan pendidikan. Program tersebut menghadirkan kesempatan bagi anak-anak muda dari keluarga kurang mampu untuk duduk di bangku perguruan tinggi, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.—(dimas)








