Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Andra Soni Buka Ruang Inovasi bagi Pemuda Banten

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Andra Soni Buka Ruang Inovasi bagi Pemuda Banten

Serang, BanteGate.id–Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh pemangku kepentingan membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk berkarya, berkreasi, dan berinovasi. Dukungan tersebut dinilai penting untuk mendorong potensi pemuda sekaligus memperkuat persatuan dalam menghadapi tantangan global.

Ajakan itu disampaikan Andra Soni saat membuka kegiatan Karya, Pentas Seni, Unjuk Kebolehan, Prestasi, serta Dialog Pemuda dan Olahraga (Karnipora) dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Provinsi Banten di halaman Kantor Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten, Kota Serang, Selasa (27/10/2026).

“Saya menginstruksikan kepada seluruh pemangku kepentingan di Banten untuk memberikan ruang selebar-lebarnya bagi pemuda untuk berkarya,” ujar Andra Soni.

Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda tetap relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Persatuan dan kolaborasi generasi muda menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan di era globalisasi.

Ia menegaskan, pemuda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak persatuan sekaligus agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.

“Dengan situasi global saat ini, kita membutuhkan persatuan. Pemuda merupakan motor penggerak dari persatuan tersebut,” tegasnya.

Andra Soni juga mengingatkan bahwa prestasi dan penghargaan bukanlah tujuan akhir dalam berkarya. Menurutnya, keberhasilan generasi muda harus diukur dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

“Penghargaan bukanlah tujuan utama, melainkan kebermanfaatan. Setiap karya yang dihasilkan diharapkan bermanfaat, baik bagi pemuda itu sendiri maupun lingkungan sekitar,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, Andra Soni menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pemuda berprestasi di Provinsi Banten. Ia juga meninjau stan pameran yang menampilkan berbagai karya dan produk inovasi lokal, sekaligus berinteraksi dengan para wirausaha muda. Pada kesempatan itu, ia turut membeli sejumlah produk hasil karya pemuda Banten.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani melaporkan sejumlah program pembinaan kepemudaan yang telah dilaksanakan selama periode Juli hingga Oktober 2026.

Program tersebut meliputi seleksi Wira Sena Youth Camp yang mengirimkan empat pemuda terpilih ke Jakarta, seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ke Jepang, serta lomba wirausaha muda yang diikuti 170 peserta dan menghasilkan 29 finalis.

“Kami telah melaksanakan beberapa kegiatan, antara lain seleksi Wira Sena Youth Camp dengan mengirimkan empat pemuda terpilih ke Jakarta, seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) ke Jepang, serta lomba wirausaha muda yang diikuti 170 peserta dan menghasilkan 29 finalis,” jelas Ahmad Syaukani.

Berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas, daya saing, dan kemandirian generasi muda. Pembinaan kepemudaan juga diharapkan mampu melahirkan wirausaha baru serta mendorong anak muda mengembangkan potensi sesuai bidang masing-masing.

Salah satu penerima penghargaan Pemuda Berprestasi, Sanjayadi (29), mengaku semakin termotivasi untuk mengembangkan usahanya setelah memperoleh apresiasi dari Pemerintah Provinsi Banten.

Pemuda asal Kecamatan Walantaka, Kota Serang, tersebut mengembangkan usaha pembibitan buah alpukat menggunakan teknik okulasi. Saat ini, ia membudidayakan alpukat di lahan seluas setengah hektare untuk memenuhi kebutuhan pasar di Kota Serang.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk bekerja lebih keras lagi. Saat ini, saya sedang membudidayakan alpukat di lahan seluas setengah hektare untuk memenuhi kebutuhan pasar di Kota Serang,” ungkap Sanjayadi.

Kisah Sanjayadi menunjukkan bahwa kreativitas dan inovasi pemuda dapat dikembangkan melalui sektor kewirausahaan, termasuk pertanian. Dengan dukungan pembinaan dan akses pasar yang memadai, usaha yang dirintis generasi muda berpotensi berkembang sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 melalui kegiatan Karnipora diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda. Dengan terbukanya ruang berkarya dan berinovasi, pemuda Banten diharapkan mampu melahirkan gagasan, prestasi, dan usaha yang berkontribusi bagi kemajuan daerah serta Indonesia.–(red)

Pos terkait